30 Kg Sabu Meleleh Akibat Panas, Penjelasan Resmi dari Polri Mengenai Kasus Ini

Jakarta – Berita mengenai hilangnya 30 kilogram sabu karena meleleh akibat suhu tinggi telah menciptakan kegaduhan di media sosial. Cuitan yang menyebutkan hal ini bahkan menyeret nama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo ke dalam perdebatan.
Kabar tersebut menyebar melalui akun X @tanyakanrl dan langsung menarik perhatian banyak pengguna internet. Banyak yang mempertanyakan keakuratan informasi ini dan ingin mengetahui kebenarannya.
Menanggapi isu yang berkembang, Polri segera melakukan klarifikasi. Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri, Inspektur Jenderal Polisi Johnny Edizzon Isir, menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar dan merupakan hoaks.
“Ini adalah berita yang tidak benar,” ujarnya pada Rabu, 4 Maret 2026.
Dia menekankan bahwa tidak ada pernyataan resmi dari Korps Bhayangkara yang menyatakan bahwa barang bukti narkotika jenis sabu dapat hilang karena suhu panas atau dapat terurai menjadi gas. Penegasan ini juga disampaikan melalui akun resmi X @DivHumas_Polri, yang membalas langsung unggahan yang menyebarkan berita tersebut.
“Setiap barang bukti narkotika dicatat, diamankan, dan diuji secara forensik sesuai dengan prosedur hukum yang ketat, termasuk pengawasan berlapis hingga pemusnahan resmi. Pernyataan yang mengatasnamakan Kapolri dalam unggahan ini adalah hoaks dan tidak berasal dari sumber resmi Polri,” tegas akun resmi X @DivHumas_Polri dalam balasan mereka.
Polri memastikan bahwa semua barang bukti narkotika dikelola melalui prosedur ketat dan pengawasan yang berlapis, mulai dari pencatatan hingga pemusnahan. Johnny juga mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang sumbernya tidak jelas. Dia mengajak publik untuk lebih bijak dan meningkatkan literasi digital sebelum percaya atau membagikan informasi di dunia maya.
➡️ Baca Juga: Densus 88 Tangkap 4 Terduga Teroris di Sulawesi Selatan
➡️ Baca Juga: Mobil EV Lokal Harga Rp 150 Juta, Jangkauan 400 Km: Mengapa Penjualan Masih Terbatas?




