Lima jenazah korban dari tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang telah teridentifikasi akan dipulangkan ke daerah asal mereka masing-masing pada Rabu, 16 September 2026. Proses pemulangan ini merupakan langkah penting untuk memberikan penghormatan terakhir kepada para korban dan mendukung keluarga mereka dalam masa berduka.
Wakil Menteri Perhubungan, Suntana, menyampaikan bahwa kelima jenazah tersebut akan dikembalikan ke berbagai daerah, termasuk Pamekasan, Kediri, Surabaya, dan dua jenazah lainnya akan dipulangkan ke Jember. Ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk memastikan setiap korban mendapatkan perhatian yang layak.
Sesampainya di daerah tujuan, setiap Kapolres setempat akan menjemput dan mengawal jenazah hingga ke rumah keluarga korban. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa proses pemulangan dapat berjalan lancar dan dengan penuh rasa hormat.
“Hari ini (15 September), proses pemeriksaan DVI telah selesai dan identitas jenazah sudah terkonfirmasi. Insya Allah, pada hari Rabu, lima jenazah tersebut akan diterbangkan ke wilayah masing-masing,” ujar Suntana saat memberikan keterangan di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pada malam hari sebelumnya.
Sebelumnya, satu dari enam jenazah yang berhasil ditemukan dalam operasi pencarian telah dipulangkan ke Malang. Jenazah tersebut diterima oleh keluarga dan dimakamkan setelah seluruh proses pemeriksaan dan administrasi penanganan korban diselesaikan dengan baik.
Tim Disaster Victim Identification (DVI) dari Polda Kalimantan Selatan pada hari Selasa berhasil mengidentifikasi lima korban yang meninggal, yang mencakup Nurul Rian Hidayat dari Pamekasan, Deny Ridzal Saputra dari Kediri, Imam Soeparno dari Surabaya, Erick Maisul Latif dari Garut, dan Risyan Kurnia Putra juga dari Garut. Proses identifikasi ini merupakan langkah krusial dalam penanganan tragedi ini.
Hingga hari Selasa, 15 September 2026, sebanyak 114 orang dari total 243 orang yang berada di kapal telah ditemukan. Dari jumlah tersebut, 108 orang berhasil diselamatkan dalam keadaan selamat, sedangkan enam orang dinyatakan meninggal dunia. Sementara itu, 129 orang lainnya masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan.
Dari 114 orang yang telah ditemukan, sebanyak 86 individu telah tiba di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin. Terdiri atas 85 orang yang selamat dan satu orang yang meninggal dunia. Sebanyak 22 korban selamat yang sebelumnya berada di KM Cahaya Bahari telah dievakuasi menggunakan KRI Nala-363 dan berhasil tiba di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin dengan selamat.
➡️ Baca Juga: Penyebab Kebakaran Hanguskan 9 Rumah di Asrama TNI AD Kupang Ternyata Korsleting Listrik
➡️ Baca Juga: Memahami Puisi Esai untuk Menyikapi Peristiwa Sejarah dengan Cara yang Baru
