Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) sedang berupaya memperkuat penanganan dampak dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan memastikan bahwa bantuan sampai kepada masyarakat yang terpengaruh.
Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, secara proaktif terlibat dalam penyaluran bantuan ke berbagai daerah, termasuk penyediaan kebutuhan pangan, bantuan tunai, air bersih, serta akses kesehatan.
Bantuan tersebut telah disalurkan di enam kabupaten dan satu kota, mencakup Kota Palangka Raya, Kabupaten Pulang Pisau, Kapuas, Barito Selatan, Murung Raya, Barito Utara, dan Barito Timur. Proses penyaluran dilakukan secara bertahap dengan melibatkan pemerintah daerah, aparat, relawan, serta masyarakat setempat.
Di Kota Palangka Raya, Gubernur Agustiar mengunjungi langsung masyarakat yang terdampak karhutla di Kelurahan Sei Gohong, Kecamatan Bukit Batu.
Dalam kunjungan tersebut, pemerintah memberikan bantuan berupa pangan, air bersih, masker, dan vitamin, sekaligus memastikan warga memiliki akses ke layanan kesehatan yang memadai.
Sebanyak 179 warga juga menerima Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) yang memberikan dukungan dalam bentuk bantuan tunai, pangan, dan fasilitas pendidikan.
Penyaluran bantuan kemudian dilanjutkan ke Kelurahan Kalampangan, Kecamatan Sabangau, di mana sebanyak 300 paket sembako diserahkan kepada masyarakat yang terdampak karhutla. Selain itu, bantuan KHBS juga menjangkau ratusan penerima lainnya.
Dalam proses penyaluran berikutnya di Kota Palangka Raya, bantuan tunai KHBS Tahap II disalurkan kepada 608 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kalampangan dengan nilai Rp250 ribu per KPM. Di Kelurahan Palangka, bantuan serupa menjangkau 2.407 KPM, di mana mereka juga mendapatkan bantuan pangan, masker, dan vitamin.
Pemprov Kalteng juga tidak melupakan mahasiswa yang terdampak karhutla. Sebanyak 3.000 mahasiswa menerima paket sembako yang terdiri dari 5 kilogram beras, 2 liter minyak goreng, dan 1 kilogram gula pasir.
Setiap mahasiswa juga mendapat multivitamin, masker KN95, serta bantuan tunai sebesar Rp100 ribu untuk membantu meringankan beban mereka.
Bantuan ini tidak hanya terfokus pada masyarakat di ibu kota provinsi. Gubernur Agustiar juga melakukan kunjungan kerja ke berbagai kabupaten yang terdampak, termasuk Pulang Pisau, Kapuas, Barito Selatan, Murung Raya, Barito Utara, dan Barito Timur.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya Pemprov Kalteng untuk memastikan bahwa kebutuhan dasar masyarakat di daerah yang terdampak karhutla tetap terpenuhi, sehingga mereka dapat menghadapi situasi yang sulit ini dengan lebih baik.
➡️ Baca Juga: Kapolri Lakukan Perubahan 424 Pati-Pamen, Simak Daftar Jenderal yang Mendapat Jabatan Baru
➡️ Baca Juga: Pemkot Bandar Lampung Bersihkan Jalan Tertutup Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau
