Konflik AS-Iran Dikhawatirkan Mengganggu Stabilitas Ekonomi Indonesia

Jakarta – Ketua DPR RI, Puan Maharani, mengingatkan bahwa ketegangan yang terjadi di Timur Tengah, khususnya antara Amerika Serikat dan Iran, dapat berdampak serius pada stabilitas ekonomi global, termasuk Indonesia.

Puan menyampaikan hal tersebut dalam Rapat Paripurna Pembukaan Masa Sidang IV Tahun 2025/2026, yang berlangsung di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, pada Selasa, 10 Maret 2026.

“Dampak dari konflik geopolitik yang tengah berlangsung di Timur Tengah ini akan memengaruhi stabilitas ekonomi global, yang pada gilirannya akan berimbas pada perekonomian Indonesia,” ujar Puan dalam pidatonya.

Dia menekankan bahwa ketegangan ini berpotensi memengaruhi berbagai aspek, mulai dari harga transportasi dan minyak dunia, hingga nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

“Hal ini akan berdampak pada harga minyak, biaya transportasi, harga barang, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, rantai perdagangan, pertumbuhan ekonomi, serta ketahanan fiskal dalam mendukung pembangunan,” jelasnya.

Dalam situasi yang menantang ini, Puan menyatakan bahwa masyarakat Indonesia masih memiliki harapan besar agar pemerintah dapat hadir untuk memberikan kehidupan yang lebih baik bagi warganya.

“Dalam konteks ekonomi yang sulit ini, rakyat terus berharap agar pemerintah hadir dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, memperluas akses terhadap pendidikan dan pelayanan kesehatan, serta memperkuat ekonomi berbasis kerakyatan,” tutup Puan.

➡️ Baca Juga: Presiden Resmikan Museum Sejarah Digital Pertama di Indonesia

➡️ Baca Juga: Man United Dikabarkan Incar Kiper Lille

Exit mobile version