PSIM Yogyakarta mengalami kekalahan di markas Madura United saat bertanding dalam pekan ketiga Super League 2026/2027. Meski sempat memimpin lebih dulu, Laskar Mataram harus pulang dengan hasil akhir 1-2.
Pertandingan antara Madura United dan PSIM Yogyakarta berlangsung di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, pada malam hari, Jumat 18 September 2026. PSIM berhasil membuka keunggulan berkat gol yang dicetak oleh Nermin Haljeta pada menit ke-15.
Keunggulan yang diraih PSIM seharusnya bisa bertambah. Haljeta kembali menggetarkan jala gawang Madura United pada menit ke-40, namun gol tersebut tidak disahkan setelah wasit memutuskan untuk mengecek VAR.
PSIM tetap memimpin dengan skor 1-0 hingga jeda pertandingan. Namun, keadaan berubah drastis setelah babak kedua dimulai.
Madura United menunjukkan permainan yang lebih agresif dan terus menekan pertahanan PSIM. Tekanan dari tim tuan rumah akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-71, ketika Jorge Mendonca menyundul bola masuk setelah menerima umpan dari sepak pojok Juan Santacruz.
Hanya dua menit setelah gol tersebut, Madura United berhasil membalikkan keadaan. Gali Freitas memanfaatkan umpan dari Dimitar Mitkov dan mengubah skor menjadi 2-1.
PSIM berusaha mencari gol penyama kedudukan sepanjang sisa waktu pertandingan, namun tidak berhasil menciptakan peluang yang berarti. Madura United pun berhasil mempertahankan kemenangan dan mencatatkan hasil sempurna dalam tiga pertandingan awal mereka.
Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, menyatakan bahwa kekalahan ini disebabkan oleh kegagalan timnya dalam memanfaatkan peluang yang ada di babak pertama.
Menurut Van Gastel, PSIM seharusnya bisa menyelesaikan pertandingan lebih awal sebelum turun minum.
“Seharusnya kami bisa menentukan hasil laga ini pada babak pertama,” ungkap Van Gastel yang dikutip dari laman resmi klub.
Van Gastel juga menggarisbawahi perubahan yang terjadi pada permainan timnya setelah memasuki babak kedua. Ia menilai bahwa PSIM kehilangan konsistensi dan melakukan beberapa kesalahan teknis yang sebelumnya tidak terjadi.
“Kami membuat banyak kesalahan teknis yang tidak muncul pada babak pertama,” tambahnya.
Kekalahan dari Madura United merupakan yang kedua berturut-turut bagi PSIM di Super League musim ini. Sebelumnya, mereka juga mengalami kekalahan tipis 0-1 saat melawan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo.
Saat ini, PSIM hanya mengumpulkan satu poin dari tiga pertandingan yang telah dilakoni, menempatkan mereka di peringkat ke-13 klasemen sementara. Posisi Laskar Mataram hanya satu poin di atas zona degradasi, yang menjadi perhatian ekstra bagi tim dan pelatih.
➡️ Baca Juga: Total Korban Jiwa Gempa Bumi M 7,7 Menjadi 47 Orang Hingga Sabtu Malam, BNPB Lapor
➡️ Baca Juga: Perlakuan Lindi Fitriyana sebagai Ibu Sambung Anak-anak Virgoun yang Terungkap
