Pasangan ganda putra Indonesia, Muhammad Rian Ardianto dan Rahmat Hidayat, berhasil menciptakan momen bersejarah di All England 2026. Keduanya sukses memastikan diri melaju ke perempat final setelah menyingkirkan pasangan unggulan kedelapan dari Malaysia, Goh Sze Fei dan Nur Izzuddin.
Pertandingan yang berlangsung di Utilita Arena, Birmingham, Inggris, pada Kamis, 5 Maret 2026, menunjukkan performa luar biasa dari Rian dan Rahmat. Mereka berhasil meraih kemenangan dalam dua gim langsung dengan skor 23-21 dan 21-16. Laga ini berlangsung ketat, terutama di gim pertama di mana pasangan Indonesia sempat menghadapi tekanan yang cukup berat.
Rian menyatakan rasa syukurnya atas kelancaran pertandingan tanpa cedera. Ia menjelaskan bahwa mereka bermain dengan bebas dan tanpa tekanan, mengingat lawan yang mereka hadapi adalah pasangan unggulan dengan performa yang sangat baik.
“Pertama-tama, kami bersyukur Alhamdulillah bisa bermain dengan lancar dan terhindar dari cedera. Hari ini kami merasa bermain tanpa beban, karena lawan kami adalah unggulan. Mereka baru saja menjadi juara di Indonesia Masters,” ungkap Rian, seperti yang dilaporkan oleh PBSI pada 6 Maret 2026.
Menurut Rian, kunci kemenangan mereka terletak pada fokus saat melakukan servis dan strategi pembukaan serangan yang lebih percaya diri. Dalam pertandingan yang berlangsung selama 37 menit itu, pasangan Indonesia sempat kehilangan momentum di gim pertama meskipun sempat unggul lebih dahulu.
Ketika skor berbalik menjadi 18-20, Rian menekankan pentingnya tetap tenang dan berkonsentrasi untuk mengejar poin demi poin.
“Di situasi seperti itu, kami berpikir bahwa pertandingan belum berakhir. Jadi, kami berusaha fokus untuk meraih satu poin demi satu poin,” tambahnya.
Di sisi lain, Rahmat, yang menjalani debutnya di turnamen bulu tangkis tertua di dunia ini, merasakan permainan mereka menjadi lebih lepas setelah berhasil mengamankan gim pertama.
Memasuki gim kedua, pasangan Indonesia langsung menekan lawan dan meraih keunggulan jauh dengan skor 8-1. Rahmat menilai bahwa tekanan dari servis Rian dan komunikasi yang baik di lapangan menjadi faktor kunci yang membantu mereka dalam mengendalikan jalannya pertandingan.
“Meskipun kami masih ada rasa terburu-buru ingin menyelesaikan pertandingan, itu adalah hal yang perlu kami evaluasi untuk pertandingan selanjutnya,” jelas Rahmat.
Kemenangan ini membawa Rian dan Rahmat melaju ke babak delapan besar dalam turnamen level Super 1000 tersebut. Di pertandingan selanjutnya, yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 6 Maret 2026, mereka akan menghadapi wakil dari China, Chen Bo Yang dan Liu Yi.
➡️ Baca Juga: Keterampilan Penting Untuk Dunia Kerja Masa Kini
➡️ Baca Juga: Iran Menyatakan Israel dan AS Langgar Piagam PBB Terkait Serangan ke Lokasi Sipil
