Bos Djarum Michael Bambang Hartono Akan Dimakamkan di Jawa Tengah dalam Waktu Dekat

Pemilik Grup Djarum, Michael Bambang Hartono, dilaporkan telah meninggal dunia pada Kamis siang pukul 13.15 waktu Singapura. Rencananya, proses pemakaman beliau akan dilakukan di Provinsi Jawa Tengah.
Purwono Nugroho, Senior Manager Public Affair PT Djarum Kudus, mengonfirmasi berita duka ini kepada publik.
“Iya, benar bahwa Bapak Michael Bambang Hartono telah meninggal dunia di Singapura. Namun, lokasi pemakaman masih dalam tahap pembahasan,” jelasnya.
Keluarga besar almarhum diketahui berasal dari Kabupaten Rembang, meskipun saat ini beliau lebih banyak menetap di Jakarta.
Meskipun kediaman keluarga di Kabupaten Rembang masih ada, saudara terdekatnya saat ini tersebar di berbagai daerah di Indonesia.
Saat ini, keluarga sedang merundingkan rencana untuk tempat persemayaman, apakah di Rembang atau lokasi lainnya.
Lebih lanjut, mereka juga tengah membahas jadwal untuk persemayaman almarhum dalam rapat internal keluarga.
Sementara itu, jenazah almarhum yang meninggal di Singapura masih dalam proses untuk dipulangkan ke tanah air.
Michael Bambang Hartono dikenal sebagai salah satu tokoh bisnis paling berpengaruh di Indonesia. Bersama saudaranya, Robert Budi Hartono, beliau mengelola dan mengembangkan PT Djarum menjadi salah satu perusahaan rokok terbesar di Indonesia.
Lahir pada 2 Oktober 1939, Michael adalah putra dari Oei Wie Gwan, pendiri Djarum. Di bawah kepemimpinannya, bisnis keluarga tersebut berhasil berkembang pesat dan menjangkau berbagai sektor.
Di luar dunia bisnis, almarhum juga aktif dalam kegiatan sosial melalui Djarum Foundation, yang berfokus pada lingkungan, budaya, pendidikan, dan olahraga.
Kontribusi almarhum dalam bidang lingkungan terlihat dari program penanaman pohon trembesi di sepanjang jalur Pantura Pulau Jawa. Di sektor olahraga, beliau berperan dalam pembinaan atlet bulu tangkis kelas dunia dan pengembangan cabang olahraga lainnya seperti sepak bola wanita, panahan, dan atletik sejak usia dini.
Dalam dunia seni, Djarum Foundation juga menginisiasi festival teater pelajar untuk memperkenalkan seni teater kepada pelajar dari berbagai tingkat pendidikan.
Di bidang pendidikan, kontribusi besar almarhum tercermin melalui program “Bakti Pendidikan” yang fokus pada peningkatan kualitas SMK, pemberian beasiswa (Djarum Beasiswa Plus), serta pengembangan kompetensi guru dan pendidikan dasar. Ini termasuk perbaikan infrastruktur sekolah, pelatihan soft skills untuk mahasiswa, dan pengembangan kurikulum yang selaras dengan industri.
➡️ Baca Juga: Cuaca Panas hingga 50 Derajat, Ini Tips Antisipasi saat Ibadah Haji di Tanah Suci
➡️ Baca Juga: Polisi Pastikan Pegawai BI Bunuh Diri: Jabatan Asisten Manajer




