Prabowo Menegaskan Indonesia Tidak Akan Menyumbang USD 1 Miliar untuk Board of Peace

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menekankan bahwa pemerintah Indonesia tidak pernah memberikan janji atau komitmen untuk memberikan sumbangan sebesar USD 1 miliar kepada Board of Peace (BoP) yang diinisiasi oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
“Dengan tegas, kami tidak pernah menyatakan bahwa kami berencana untuk memberikan iuran sebesar 1 miliar dolar,” ungkap Prabowo dalam pernyataan tertulis yang dilansir pada Minggu, 22 Maret 2026.
Ia menegaskan kembali bahwa tidak ada komitmen finansial yang pernah diucapkan kepada Amerika Serikat terkait partisipasi Indonesia dalam Board of Peace.
Hal ini semakin jelas mengingat ketidakhadiran Indonesia dalam pertemuan para donor pendiri sebelumnya.
“Tidak, kami tidak pernah. Dalam pertemuan yang berlangsung di Washington pada 19 Februari lalu, itu adalah pertemuan para pendiri donor. Mereka masing-masing memberikan sumbangan, mungkin ada yang lebih besar. Namun, Indonesia tidak hadir di sana. Sejak awal, ketika ditanya, saya tidak pernah berkomitmen soal dana,” tegas Prabowo.
Presiden menekankan bahwa Indonesia bersedia berkontribusi dalam dewan perdamaian tersebut, namun hanya melalui pengiriman pasukan perdamaian untuk melindungi warga Gaza, bukan melalui sumbangan finansial.
“Kami siap untuk mengirimkan pasukan perdamaian sesuai dengan kebutuhan yang ada,” katanya.
Meskipun demikian, Prabowo menambahkan bahwa pemerintah akan tetap memantau perkembangan lebih lanjut, dan ketika proses pembangunan kembali Gaza dimulai, kemungkinan kontribusi Indonesia dalam bentuk lain akan dipertimbangkan.
“Jika gencatan senjata dapat berhasil dan pembangunan dimulai, bukan tidak mungkin Indonesia akan terlibat. Kami memiliki Baznas, dan sebelumnya juga sudah membangun rumah sakit serta memberikan berbagai bantuan lainnya di sana,” jelasnya.
Namun, ia kembali menegaskan bahwa tidak ada komitmen untuk membayar iuran sebagai bagian dari Board of Peace.
“Tidak ada komitmen apa pun,” tuturnya dengan tegas.
➡️ Baca Juga: Selat Hormuz Terhambat, Dua Negara Ini Tangguh Berkat Energi Terbarukan
➡️ Baca Juga: Review Redmi Note 14: Baterai 6000mAh & Layar AMOLED, Tangguh?




