Cek PPAT Resmi dengan 3 Langkah Mudah untuk Mencegah Penipuan Tanah

Masyarakat perlu memastikan keaslian dan status resmi Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) sebelum melakukan transaksi yang berkaitan dengan tanah. Ini penting untuk mencegah potensi penipuan dan praktik mafia tanah yang merugikan.
Dengan adanya layanan digital yang disediakan oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), kini masyarakat dapat melakukan pengecekan status PPAT secara langsung. Ini merupakan langkah preventif yang sangat penting dalam proses jual beli tanah.
ATR/BPN menawarkan berbagai saluran resmi yang memudahkan masyarakat untuk memverifikasi apakah seorang PPAT terdaftar dan aktif. Proses pengecekan ini sangat penting untuk memastikan bahwa transaksi dilakukan oleh pejabat yang sah dan memiliki kewenangan yang memadai.
Ada tiga cara yang dapat diambil untuk memastikan status PPAT, yang dapat ditemukan di laman resmi ATR/BPN Sumbar.
Salah satu cara yang paling mudah adalah dengan menggunakan aplikasi Sentuh Tanahku yang tersedia di Play Store dan App Store.
Berikut adalah langkah-langkah yang perlu diikuti:
Dengan menggunakan fitur ini, masyarakat dapat memastikan bahwa PPAT yang dipilih benar-benar terdaftar secara resmi dan sesuai dengan wilayah kerjanya.
Selain melalui aplikasi, pengecekan juga dapat dilakukan melalui situs resmi ATR/BPN.
Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:
Melalui layanan di situs resmi ini, masyarakat dapat mengetahui PPAT yang memiliki kewenangan untuk membuat akta pertanahan di wilayah tertentu.
Pengecekan juga bisa dilakukan secara langsung dengan mengunjungi kantor PPAT yang bersangkutan.
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat melakukan pengecekan langsung:
Langkah ini membantu memastikan bahwa kantor tersebut beroperasi secara resmi dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Memeriksa status PPAT adalah langkah yang sangat penting untuk memberikan kepastian hukum dalam transaksi pertanahan. Dengan memanfaatkan layanan digital dari ATR/BPN dan melakukan pengecekan langsung, masyarakat dapat meminimalkan risiko penipuan dan memastikan bahwa proses berjalan dengan aman.
➡️ Baca Juga: Esports Nations Cup 2026: Turnamen Global Esports Berbasis Negara Segera Digelar di Riyadh
➡️ Baca Juga: Memahami Politik Dalam Distribusi Obat Rakyat di Indonesia




