IHSG Diprediksi Koreksi Menuju 6.744, Berikut 5 Rekomendasi Saham Cuan dari Analis

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan mengalami koreksi menuju titik support pada sesi perdagangan yang berlangsung pada Rabu, 1 April 2026. Sebelumnya, IHSG menunjukkan penurunan sebesar 0,61 persen, mencapai level 7.048,22.
Menurut analisis dari Ivan Rosanova, seorang analis di Binartha Sekuritas, pergerakan IHSG saat ini cenderung berada di bawah titik resistance terdekat yang berada di level 7.179. Hal ini membuat IHSG rentan untuk mengalami penurunan lebih lanjut, mengingat situasi saat ini merupakan bagian dari target wave (c) dalam skenario utama yang sedang dipantau.
“Perlu diwaspadai kemungkinan untuk melanjutkan tren penurunan yang dapat mengarahkan IHSG menuju level 6.744,” jelas Ivan dalam riset harian yang dirilis pada Kamis, 1 April 2026.
Titik support IHSG saat ini berada di kisaran 6.900, 6.744, dan 6.587. Di sisi lain, untuk level resistance terdapat di angka 7.179, 7.436, 7.765, dan 8.098. Ini menunjukkan bahwa IHSG menghadapi tantangan untuk mempertahankan penguatan di tengah potensi penurunan.
Ivan juga mengidentifikasi beberapa emiten yang memiliki potensi untuk menunjukkan kinerja positif pada sesi perdagangan hari ini. Berikut adalah daftar rekomendasi saham cuan yang menarik untuk diperhatikan oleh para investor.
Rekomendasi Saham Cuan
PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT)
Perusahaan yang dikenal sebagai salah satu ritel terbesar di Indonesia ini terus menunjukkan pertumbuhan yang stabil. Dengan strategi ekspansi yang agresif dan pengelolaan biaya yang efisien, AMRT menjadi salah satu pilihan menarik bagi investor yang mencari potensi keuntungan.
PT Aneka Tambang Tbk (ANTM)
Sebagai salah satu perusahaan pertambangan terkemuka di Indonesia, ANTM memiliki posisi yang kuat dalam pasar logam dan mineral. Dengan harga komoditas yang berfluktuasi, ANTM berpotensi mendapatkan keuntungan signifikan, terutama di sektor nikel dan emas.
PT Astra International Tbk (ASII)
Astra International merupakan konglomerat yang beroperasi di berbagai sektor, termasuk otomotif dan agribisnis. Dengan fundamental yang kuat dan portofolio bisnis yang beragam, ASII menjadi salah satu saham yang layak dicermati oleh investor yang ingin berinvestasi dalam jangka panjang.
PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)
Sebagai salah satu bank terbesar di Indonesia, BBCA menunjukkan performa keuangan yang solid dan pertumbuhan yang konsisten. Inovasi digital dan layanan perbankan yang ditawarkan menjadikan BBCA pilihan menarik untuk investasi di sektor keuangan.
PT United Tractors Tbk (UNTR)
Perusahaan yang bergerak di bidang distribusi alat berat ini memiliki potensi untuk terus tumbuh seiring dengan meningkatnya kebutuhan infrastruktur di Indonesia. UNTR diharapkan dapat memberikan hasil yang menguntungkan bagi investor yang mempertimbangkan investasi di sektor konstruksi dan pertambangan.
Dengan berbagai rekomendasi saham cuan ini, investor diharapkan dapat memanfaatkan peluang yang ada untuk meningkatkan portofolio mereka. Mengingat kondisi pasar yang berfluktuasi, penting untuk terus memantau perkembangan IHSG dan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi pergerakan saham di masa depan.
➡️ Baca Juga: Jadwal Salat Bulan Ramadhan 7 Maret 2026 untuk Jakarta dan Sekitarnya
➡️ Baca Juga: Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Telah Dilimpahkan ke Puspom TNI




