depo 10k depo 10k
berita

Pemuda Iran Bentuk ‘Pagar Manusia’ di Sekitar Pembangkit Listrik dari Ancaman Serangan Trump

Wakil Menteri Urusan Pemuda Iran, Alireza Rahimi, mengumumkan bahwa sebuah acara simbolis nasional akan diadakan, di mana kaum muda akan membentuk pagar manusia di sekitar pembangkit listrik di seluruh negeri. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap ancaman Presiden AS Donald Trump yang berencana menghancurkan fasilitas-fasilitas tersebut, akibat ketidakpatuhan Iran terhadap proposal gencatan senjata yang diajukan.

Inisiatif yang dinamakan “Rantai Manusia Pemuda Iran untuk Masa Depan yang Cerah” ini bertujuan menunjukkan solidaritas di kalangan masyarakat Iran dan memberikan dukungan kepada angkatan bersenjata, yang dianggap oleh para pejabat sebagai respon terhadap tindakan agresor. Melalui acara ini, diharapkan dapat terjalin ikatan yang kuat di antara generasi muda demi masa depan bangsa.

Rahimi juga menekankan bahwa kegiatan ini melibatkan partisipasi aktif kaum muda di seluruh Iran, sekaligus menyampaikan pesan penting kepada masyarakat internasional. Acara ini menjadi sarana untuk memprotes apa yang mereka sebut sebagai “kejahatan perang” yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.

Sebelumnya, Trump telah memperluas ancamannya terhadap Iran, termasuk menargetkan pembangkit listrik dan jembatan yang ada di negara itu. Ancaman ini muncul seiring dengan berakhirnya tenggat waktu bagi Iran untuk memenuhi tuntutan gencatan senjata selama 45 hari dan keinginan untuk mengakhiri konflik secara permanen.

“Negara ini bisa hancur dalam semalam, dan malam itu mungkin terjadi segera,” ungkap Trump. Ia mengisyaratkan bahwa tenggat waktu yang ditetapkan pada pukul 8 malam waktu setempat adalah final, menekankan bahwa ia telah memberikan cukup waktu bagi Iran untuk bertindak.

“Kami memiliki rencana di mana setiap jembatan di Iran akan dihancurkan pada tengah malam besok, dan setiap pembangkit listrik akan berhenti beroperasi, terbakar, dan meledak, yang berarti penghancuran total dalam waktu empat jam jika kami mau,” lanjutnya.

Namun, Trump menambahkan, “Kami tidak menginginkan hal itu terjadi.” Ia juga mengisyaratkan bahwa AS mungkin akan membantu Iran dalam proses rekonstruksi, dan dalam konteks tersebut, ia tidak ingin harus membangun kembali infrastruktur yang mahal.

Ia menyebutkan bahwa Iran sebelumnya tidak menganggap serius ancamannya, yang berujung pada perintah penghancuran jembatan utama di dekat Teheran beberapa menit setelah kegagalan negosiasi. Hal ini menunjukkan ketegangan yang semakin meningkat antara kedua negara dan dampak yang dapat ditimbulkan dari konflik yang berkepanjangan.

➡️ Baca Juga: Game Viral: Kisah Nyata yang Menginspirasi Dunia

➡️ Baca Juga: Harga BBM Maret 2026, Diskon Pajak Kendaraan, dan Dampak Jamur pada Bodi Mobil

Related Articles

Back to top button