depo 10k depo 10k
berita

Banjir Menggenangi Ratusan Rumah di Donggala Sulteng, 552 Unit Terimbas dan Fasilitas Umum Terpengaruh

Total terdapat 552 rumah penduduk yang terdampak banjir di Kecamatan Sirenja dan Balaesang, Kabupaten Donggala, sebagaimana diungkapkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Tengah.

Dilaporkan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Sulteng, Asbudianto, dari jumlah tersebut, sebanyak 522 unit rumah terendam air di beberapa desa, termasuk Desa Balentuma, Tompe, Lompio, Tanjung Padang, Dampal, Tondo, dan Lende Tovea. Selain rumah, fasilitas umum seperti SDN 3 Lende Tovea dan kantor desa juga terimbas. Sementara itu, ada 30 rumah di Desa Labean, Kecamatan Balaesang yang juga terendam.

Asbudianto menjelaskan bahwa kejadian banjir ini disebabkan oleh hujan deras yang berlangsung dari siang hingga sore, yang mengakibatkan luapan dari sungai-sungai setempat.

Untuk menghadapi situasi darurat ini, BPBD Sulteng mengidentifikasi kebutuhan mendesak, seperti pengiriman alat berat dan normalisasi sungai di wilayah Sirenja. Di Kecamatan Balaesang, mereka juga membutuhkan pembuatan bronjong serta drainase untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.

Meskipun banjir tersebut menyebabkan kerusakan yang cukup signifikan, Asbudianto menyatakan bahwa tidak ada laporan mengenai korban jiwa. Namun, jumlah pengungsi yang terdampak masih dalam proses pendataan.

BPBD Sulteng bekerja sama dengan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Kabupaten Donggala terus melakukan koordinasi untuk mengambil langkah-langkah pencegahan dan penanganan terhadap bencana ini.

Bupati Donggala, Vera Elena Laruni, menyampaikan bahwa ia telah menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum untuk segera berkolaborasi dengan BPBD dalam mengerahkan alat berat ke lokasi-lokasi yang terdampak banjir, khususnya di Sirenja.

Dalam laporan yang diterimanya, Vera juga menambahkan bahwa meskipun hujan telah berhenti dan air mulai surut, upaya menggunakan alat berat di wilayah Sirenja sangat penting untuk normalisasi sungai. Hal ini diharapkan dapat mencegah terjadinya banjir serupa di masa depan.

➡️ Baca Juga: 5 Fakta Gila tentang Bisnis yang Belum Pernah Kamu Dengar

➡️ Baca Juga: Rekomendasi PC Rakitan Ideal untuk Siswa SMK dalam Pembelajaran Editing Video

Related Articles

Back to top button