Mitchell Baker Meniru Selebrasi Ole Romeny Setelah Mencetak Dua Gol di Amerika

Striker Timnas Indonesia, Mitchell Baker, menunjukkan performa yang mengesankan dengan mencetak dua gol (brace) untuk membawa timnya, Georgetown University Men’s Soccer, meraih kemenangan telak 6-1 atas Pittsburgh Panthers. Pertandingan tersebut berlangsung di Ambrose Urbanic Field, Pittsburgh, Pennsylvania, Amerika Serikat, pada Selasa, 20 Oktober 2026 WIB.
Pemain berusia 19 tahun itu kembali mendapat kepercayaan untuk tampil sebagai starter di lini depan oleh pelatih kepala Georgetown, Brian Wiese. Kepercayaan yang diberikan sang pelatih dibalas tuntas oleh Baker dengan kontribusi dua gol yang diciptakannya pada babak kedua pertandingan.
Georgetown membuka laga dengan keunggulan di menit ke-19 berkat gol Mateo Ponce Ocampo yang berhasil memanfaatkan kesalahan dari lini belakang lawan. Pittsburgh sempat menyamakan kedudukan pada menit ke-28 lewat Albert Thorsen, sebelum Jack Brown mencetak gol kedua untuk Georgetown pada menit ke-41, menutup babak pertama dengan skor 2-1.
Memasuki babak kedua, Georgetown semakin menguasai permainan dengan mencetak empat gol tambahan. Oliver Stafford memperbesar keunggulan di menit ke-55, diikuti oleh gol pertama Mitchell Baker pada menit ke-63 setelah melakukan kombinasi satu-dua yang apik dengan Van Horn.
Baker kembali menunjukkan kemampuannya dengan mencetak gol keduanya pada menit ke-69 berkat umpan ciamik dari Terrance Reynolds. Setelah sukses membobol gawang lawan, penyerang muda tersebut menarik perhatian dengan meniru selebrasi rekan satu timnya di Timnas Indonesia, Ole Romeny, dengan menaruh punggung tangan di bawah dagu.
Pesta kemenangan Georgetown ditutup dengan gol dari Charlie Rosenthal di menit ke-89, yang sekaligus memastikan skor akhir menjadi 6-1 untuk tim tamu.
Usai pertandingan, pelatih Brian Wiese memberikan apresiasi terhadap efisiensi dan ketahanan mental para pemainnya, meski sempat menghadapi tekanan dari tim lawan di paruh pertama.
“Selama 45 menit pertama, kami lebih banyak bertahan dan berusaha memahami pola permainan lawan. Tren yang kami tunjukkan saat ini adalah efisiensi,” ungkap Brian Wiese yang dikutip dari laman resmi tim.
Wiese juga menambahkan bahwa meraih kemenangan besar di markas tim yang menduduki peringkat sepuluh besar merupakan pencapaian penting bagi Georgetown, sebagai modal berharga untuk menghadapi laga-laga selanjutnya.
➡️ Baca Juga: Tensor G5 Buatan TSMC vs. Pendahulunya: Akankah Jadi Game Changer untuk Pixel?
➡️ Baca Juga: IHSG Diprediksi Koreksi Menuju 6.744, Berikut 5 Rekomendasi Saham Cuan dari Analis




