Timnas Indonesia Juara: Perbandingan John Herdman dan Shin Tae-yong dalam Kepelatihan

John Herdman dianggap lebih unggul daripada Shin Tae-yong? Pertanyaan ini muncul setelah pelatih asal Inggris tersebut berhasil membawa Timnas Indonesia meraih trofi FIFA ASEAN Cup 2026. Keberhasilan ini menjadi titik awal perbandingan antara kedua pelatih.
Herdman berhasil menyabet gelar yang tidak dapat diraih oleh Shin Tae-yong selama masa kepelatihannya di Timnas Indonesia antara tahun 2020 hingga 2025. Pencapaian Herdman ini mulai menggeser citra Shin Tae-yong yang sebelumnya menjadi sorotan.
Namun, membandingkan kedua pelatih ini tidak bisa hanya melihat dari jumlah trofi yang mereka peroleh. Shin Tae-yong, selama masa jabatannya, telah menanamkan fondasi yang sangat penting bagi perkembangan Timnas Indonesia. Di bawah asuhannya, skuad Garuda berhasil mencapai babak 16 besar Piala Asia 2023, sebuah pencapaian yang belum pernah diraih sebelumnya.
Selain itu, Shin Tae-yong juga membawa Timnas Indonesia menembus putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, yang sekaligus memastikan tiket bagi Indonesia ke Piala Asia 2027 mendatang. Pencapaian ini menunjukkan dampak positif yang ditinggalkan oleh pelatih asal Korea Selatan tersebut.
Tidak hanya di level senior, Shin Tae-yong juga berhasil meraih sejumlah prestasi gemilang bersama tim usia muda. Ia mengantarkan Timnas Indonesia U-23 meraih medali perunggu pada SEA Games 2021, menjadi runner-up di Piala AFF U-23 2023, serta membawa Timnas U-23 mencapai semifinal Piala Asia U-23 2024 dan finis di posisi keempat.
Di tingkat senior, Shin Tae-yong juga mencatatkan prestasi dengan membawa Indonesia menjadi runner-up di Piala AFF 2020. Dari segi peringkat FIFA, ia berhasil mengangkat posisi Indonesia dari peringkat 173 dunia pada Desember 2019, melesat hingga ke kisaran 120-an. Hal ini menjadikan Indonesia sebagai satu-satunya negara di Asia Tenggara yang berhasil maju ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Sementara itu, John Herdman kini dihadapkan pada tantangan untuk melanjutkan fondasi yang telah dibangun oleh Shin Tae-yong, sembari membawa Timnas Indonesia ke jenjang yang lebih tinggi. Tanggung jawab besar ini turut memberikan tekanan tersendiri, terutama saat Indonesia hanya mampu bermain imbang 0-0 melawan Malaysia di matchday kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 28 September 2026.
Dalam situasi tersebut, sejumlah suporter mulai meneriakkan nama Shin Tae-yong dari tribun, yang membuat beberapa pemain Indonesia, termasuk kapten Kevin Diks, merasa canggung. Namun, John Herdman mampu menjawab tantangan tersebut dengan membawa pulang trofi.
Pada final FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia menghadapi Thailand di SUGBK pada 5 Oktober 2026. Pertandingan berlangsung sengit dan harus ditentukan melalui adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 2-2 hingga babak tambahan waktu. Dean James mengantarkan Indonesia unggul pada menit ke-84, namun Thailand berhasil menyamakan kedudukan melalui Iklas Sanron hanya tiga menit setelahnya.
Dengan perbandingan antara John Herdman dan Shin Tae-yong, terlihat bahwa masing-masing pelatih memiliki kontribusi yang signifikan bagi perkembangan sepak bola Indonesia. Shin Tae-yong telah menciptakan fondasi yang kuat, sementara Herdman kini berperan dalam mengangkat tim ke level yang lebih tinggi.
Keberhasilan Herdman dalam meraih trofi FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi bukti bahwa pelatih asal Inggris tersebut mampu menjawab tantangan yang ada. Namun, pencapaian Shin Tae-yong yang telah membangun tim dengan berbagai prestasi patut dicatat dan dihargai.
Kedua pelatih ini menunjukkan bahwa kepelatihan tidak hanya diukur dari trofi, tetapi juga dari pengembangan dan peningkatan yang dilakukan dalam jangka panjang. Timnas Indonesia juara bukan hanya sekadar hasil dari satu pertandingan, melainkan hasil dari proses yang panjang dan terencana.
Kedepan, diharapkan kolaborasi antara filosofi pelatihan Herdman dan fondasi yang ditinggalkan Shin Tae-yong dapat menghasilkan prestasi yang lebih baik lagi bagi Timnas Indonesia. Masyarakat sepak bola Indonesia tentu berharap bahwa perjalanan ini akan berlanjut dengan lebih banyak momen bersejarah yang akan datang.
➡️ Baca Juga: Rasio Pajak Mencapai 11 Persen, Purbaya Siapkan Bonus untuk Pegawai Kemenkeu
➡️ Baca Juga: IHSG Sesi I Naik ke 7.455, Temukan 3 Saham dengan Keuntungan Tertinggi




