pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

depo 10k depo 10k
sport

Bintang Masa Depan Muncul di Audisi Umum PB Djarum 2026 yang Menjanjikan

Persaingan untuk meraih Super Tiket pada Audisi Umum PB Djarum 2026 semakin sengit. Memasuki hari keempat di GOR Djarum, Jati, Kudus, pada Sabtu, 12 September 2026, sejumlah pebulutangkis muda mulai menarik perhatian Tim Pencari Bakat dengan penampilan mereka yang mengesankan.

Super Tiket tidak hanya diberikan kepada peserta yang mampu melaju jauh di fase turnamen. Tim Pencari Bakat juga memiliki kebebasan untuk memilih talenta yang dianggap memiliki potensi untuk berkembang menjadi atlet berkualitas, meskipun perjalanan mereka terhenti di babak turnamen.

Hastomo Arbi, legenda bulutangkis Indonesia yang juga berperan dalam Tim Pencari Bakat PB Djarum, mengungkapkan bahwa ia telah mencatat sejumlah nama menjanjikan dari sektor putra. Penilaian dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai aspek saat peserta menjalani pertandingan.

“Saya sudah mencatat beberapa nama karena saya melihat kemampuan mereka sangat baik. Cara mereka bertanding menunjukkan keunikan dibandingkan pemain lainnya, ditambah dengan postur tubuh yang menguntungkan. Namun, penilaian terpenting adalah kemampuan kita untuk memproyeksikan apakah mereka dapat diasah dan menjadi atlet berkualitas di masa depan,” ujar Hastomo, yang merupakan kakak dari Hariyanto Arbi.

Salah satu peserta yang berhasil melangkah ke babak berikutnya adalah Jethro Alexander Kemas. Pebulutangkis asal Palembang yang berusia di bawah 11 tahun ini mencetak kemenangan pada pertandingan hari keempat.

Audisi Umum PB Djarum 2026 merupakan partisipasi ketiga bagi Jethro, setelah sebelumnya mengikuti di tahun 2024 dan 2025. Kemenangan kali ini terasa lebih istimewa karena lawan yang dihadapinya adalah pemain yang pernah mengalahkannya pada audisi tahun lalu.

“Saya sudah tiga kali berpartisipasi dalam Audisi Umum PB Djarum. Pada percobaan pertama, saya kalah di pertandingan awal. Tahun lalu, saya sempat masuk karantina tetapi gagal lolos karena kondisi saya kurang maksimal akibat sakit,” ungkap Jethro.

“Hari ini saya berhasil menang melawan pemain yang mengalahkan saya di audisi tahun lalu, saya sangat senang. Saya ingin bergabung dengan PB Djarum agar bisa menjadi pemain hebat dan membuat orang tua bangga, terutama karena mereka telah banyak berkorban untuk latihan bulutangkis saya. Semoga tahun ini saya bisa mendapatkan Super Tiket lagi dan lolos masuk PB Djarum,” harap Jethro dengan penuh semangat.

➡️ Baca Juga: Penyaluran Kredit Industri Perbankan Mencapai Rp 9.135 Triliun pada Juli 2026

➡️ Baca Juga: Kenapa Produktivitas Sangat Penting di Era Modern

Related Articles

Back to top button