Prabowo Siapkan Investasi Besar dan Ratusan Helikopter untuk Perkuat Mitigasi Bencana

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk memperkuat kemampuan mitigasi bencana di Indonesia. Dengan situasi geografis yang rentan terhadap bencana alam, langkah-langkah proaktif dalam meningkatkan kesiapsiagaan menjadi sangat penting.
Salah satu tantangan utama yang dihadapi adalah bencana kebakaran hutan dan lahan yang kini semakin sering terjadi di berbagai provinsi. Hal ini menjadi perhatian serius pemerintah dalam rangka melindungi sumber daya alam dan keselamatan masyarakat.
Prabowo mengungkapkan bahwa investasi besar-besaran akan dilakukan untuk mempersiapkan Indonesia menghadapi berbagai kemungkinan bencana. Dengan langkah ini, diharapkan Indonesia dapat lebih tanggap dan siap dalam situasi darurat.
“Saya bertekad untuk meningkatkan kemampuan mitigasi kita. Badan-badan yang berfungsi dalam penanggulangan bencana perlu diperkuat,” jelas Prabowo dalam acara Program Presiden Menjawab pada Rabu, 16 September 2026.
Dia menekankan pentingnya penambahan armada helikopter yang akan berperan strategis dalam menghadapi kebakaran hutan. Penambahan ini bertujuan untuk memperkuat respon pemerintah dalam situasi yang memerlukan tindakan cepat.
Tak hanya pengadaan helikopter, investasi juga akan difokuskan pada pengadaan peralatan canggih untuk mempercepat proses mitigasi bencana. Dengan peralatan yang lebih baik, diharapkan respons terhadap bencana bisa dilakukan dengan lebih efisien.
“Kita memerlukan ratusan helikopter untuk melakukan water bombing. Saya sudah memesan beberapa pesawat besar untuk keperluan ini,” ungkapnya menegaskan kebutuhan mendesak akan armada udara.
Prabowo juga mengingatkan kepada jajaran pemerintah untuk menghindari praktik korupsi. Ia menegaskan bahwa korupsi dapat melemahkan institusi dan menghambat optimalisasi sumber daya alam yang ada, yang pada gilirannya akan membuat pemerintah kurang siap saat menghadapi krisis.
“Jika kita tidak dapat menjaga sumber daya yang kita miliki, kita akan mengalami kelemahan saat situasi darurat terjadi,” tambahnya.
Lebih lanjut, Prabowo mengingatkan bahwa Indonesia terletak di kawasan Cincin Api, yang merupakan wilayah dengan aktivitas vulkanik dan seismik yang sangat tinggi. Hal ini menjadikan Indonesia rawan bencana alam, sehingga kesiapsiagaan menjadi sangat penting.
Namun, di balik tantangan tersebut, Prabowo juga menyoroti bahwa Indonesia dianugerahi dengan sumber daya alam yang melimpah dan tanah yang subur. Ini merupakan potensi yang harus dikelola dengan baik untuk mendukung upaya mitigasi bencana.
Di tengah bencana yang sering terjadi, tanah Indonesia juga memberikan hasil mineral yang berharga, seperti emas dan logam tanah jarang, yang saat ini semakin dicari di pasar global. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun terdapat tantangan, ada juga peluang yang dapat dimanfaatkan.
“Ini adalah ujian dari Yang Maha Kuasa, tetapi kita juga diberi kelebihan. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mengelola negara dengan baik. Kita harus membangun institusi yang efisien,” tegasnya.
Sejak awal masa jabatannya, Prabowo berkomitmen untuk melakukan efisiensi anggaran. Dia bahkan secara langsung memeriksa anggaran di setiap kementerian untuk memastikan bahwa dana digunakan secara optimal dan tepat sasaran.
➡️ Baca Juga: Analisis Vietnam Vs Thailand di Final Leg 2 Piala AFF 2026, Peluang Comeback Gajah Perang?
➡️ Baca Juga: 7 Versi Suara Siri “Robotik” yang Belum Dihapus Apple—Coba Sekarang!




