Hasil Survei Poltracking dan PPI tentang Prabowo, Kepala Bakom Berikan Komentar Tegas

Jakarta – Hasil survei mengenai elektabilitas Presiden Prabowo Subianto dari berbagai lembaga, khususnya Poltracking dan PPI, telah menarik perhatian banyak pihak, termasuk Kepala Badan Komunikasi, Syahganda Nainggolan, yang memberikan komentar tegas terkait hal ini.
Syahganda menyatakan bahwa kepercayaan publik terhadap kepemimpinan Prabowo Subianto masih tetap kuat dan berada pada tingkat yang tinggi.
Namun, hasil survei terbaru dari SMRC menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat merasa tidak puas dengan kinerja Presiden Prabowo.
Syahganda kemudian mengungkapkan sejumlah data yang menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat yang diperoleh dari beberapa lembaga survei.
“Oh, yang (SMRC)? Iya, saya pikir tentang Pak Qodari, eh Pak ini, Pak apa, hari ini kan Poltracking mencatat 55 persen, sementara PPI menunjukkan 65 persen tingkat kepuasannya terhadap Prabowo,” jelas Syahganda.
Dia juga menekankan bahwa temuan dari riset tersebut mencerminkan stabilitas kepercayaan masyarakat terhadap kebijakan yang diambil oleh pemerintah.
Bahkan, menurutnya, pemerintah menunjukkan keterbukaan dalam menerima seluruh hasil kajian ilmiah yang telah dipublikasikan.
“Di Poltracking hari ini juga hampir 60 persen, kalau tidak salah, yang masih memiliki keyakinan terhadap Presiden Prabowo. Saya rasa kita perlu mengapresiasi semua lembaga survei yang ada,” ujar Syahganda.
Ketika diminta untuk memberikan penegasan lebih lanjut mengenai elektabilitas Prabowo saat ini, Syahganda menekankan bahwa posisinya masih sangat solid.
Dia menilai bahwa pencapaian tersebut bahkan melebihi hasil suara yang diraih pada pemilihan sebelumnya.
“Bagus dong, bagus. Ya, jauh di atas keterpilihannya yang dulu. Terima kasih ya,” tambahnya.
Sebelumnya, survei terbaru dari SMRC diumumkan pada Sabtu, 17 Oktober 2026.
Berdasarkan survei yang dilaksanakan pada 1-10 Oktober 2026, elektabilitas Presiden Prabowo Subianto tercatat hanya 9,8 persen, jauh di bawah Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang mencapai 35,5 persen, serta mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan 10,3 persen.
Di bawah Prabowo, terdapat nama Wapres Gibran Rakabuming Raka (8,4 persen), Purbaya Yudhi Sadewa (5 persen), dan Ganjar Pranowo (5 persen).
Sementara itu, Lembaga Poltracking Indonesia juga merilis hasil survei yang berbeda terkait evaluasi dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Dari hasil temuan tersebut, setidaknya 55,3 persen responden mengungkapkan kepuasan terhadap kinerja pemerintah Prabowo-Gibran.
Di sisi lain, sekitar 40,9 persen responden menyatakan ketidakpuasan, sementara 3,8 persen lainnya memilih untuk tidak memberikan jawaban atau tidak tahu.
➡️ Baca Juga: Persib Bandung Hadapi Persija Tanpa Tiga Pemain Kunci yang Terkena Cedera
➡️ Baca Juga: Webcam Kantor Auto Focus: Solusi Profesional untuk Meeting Online yang Efektif




