pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

depo 10k depo 10k
bola

Shin Tae-yong Jelaskan Alasan Kyohei Yoshino Ditempatkan Sebagai Bek Kanan di Persija vs Persib

Shin Tae-yong mengambil langkah yang cukup mengejutkan dalam penentuan susunan pemain Persija Jakarta saat bertanding melawan Persib Bandung. Pelatih asal Korea Selatan ini memilih Kyohei Yoshino untuk mengisi posisi bek kanan, walaupun posisi asli pemain Jepang tersebut adalah sebagai gelandang tengah.

Keputusan ini merupakan bagian dari strategi Persija saat menghadapi Persib dalam pekan kedua Super League 2026/2027 yang diadakan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada tanggal 12 September 2026.

Dalam formasi tiga bek yang diterapkan oleh Shin Tae-yong, Kyohei ditempatkan di sektor kanan, berfungsi sebagai penghubung antara lini tengah dan pertahanan. Ia berkolaborasi dengan Kerim Memija di sisi berlawanan, sementara Fabio Calonego dan Stjepan Loncar mengisi posisi gelandang tengah.

Shin Tae-yong menilai kemampuan bertahan Kyohei cukup memadai, sehingga ia bisa diandalkan untuk bermain di beberapa posisi demi menciptakan keseimbangan dalam tim Persija.

“Kyohei adalah pemain yang memiliki keterampilan baik dan pengalaman yang luas di J-League. Ia memiliki kemampuan bertahan yang fleksibel dan dapat mengisi posisi bek tengah, bek kanan, atau gelandang bertahan,” ungkap Shin Tae-yong setelah pertandingan.

Aspek defensif menjadi fokus utama Shin Tae-yong dalam menentukan posisi Kyohei. Ia menilai bahwa kontribusi Kyohei dalam bertahan lebih dapat diandalkan dibandingkan kemampuan menyerangnya.

“Dikarenakan dia lebih stabil dalam aspek bertahan dibandingkan menyerang, saya menempatkannya di posisi bek kanan pada pertandingan ini,” tambah Shin Tae-yong.

Strategi ini juga merupakan bagian dari pendekatan Shin Tae-yong untuk menghadapi gaya bermain Persib. Dengan menempatkan Kyohei di sisi kanan, Persija mendapatkan seorang pemain yang mampu mendukung pertahanan sekaligus menjaga keseimbangan ketika tim kehilangan penguasaan bola.

Keputusan ini terbukti cukup efektif, terutama di babak pertama. Persija berhasil mengendalikan permainan dan membuat Persib kesulitan dalam mengembangkan serangan mereka.

Statistik menunjukkan bahwa di babak pertama, Persija mencatatkan penguasaan bola sebesar 59 persen, sedangkan Persib hanya 41 persen. Tuan rumah juga berhasil menciptakan dua tembakan tepat sasaran, sementara Persib belum berhasil mencatatkan satu pun tembakan yang mengarah ke gawang.

Kyohei bukan satu-satunya pemain yang menjalani peran yang berbeda dalam sistem permainan Persija. Shin Tae-yong memang membutuhkan pemain yang mampu beradaptasi dengan formasi tiga bek yang diterapkannya.

Dalam pertandingan ini, Kyohei berada di sisi kanan untuk memberikan lebar permainan saat Persija menguasai bola. Ketika bertahan, ia berkontribusi dengan turun membantu tiga pemain belakang dan menjaga area sayap dari serangan pemain Persib.

➡️ Baca Juga: Backlog Kepemilikan Rumah Menurun ke 12,39 Persen, BPS Rincikan Data Terkait

➡️ Baca Juga: Menko AHY Jelaskan Perkembangan Proyek Jalur Whoosh Hingga ke Jawa Timur

Related Articles

Back to top button