Fakta Baru Terungkap dalam Kasus Dugaan Pelecehan Betrand Peto di Klub Malam Pertama

Kasus yang melibatkan Betrand Peto masih terus berlanjut di Polda Metro Jaya. Di tengah proses pemeriksaan sejumlah saksi, muncul keterangan baru dari salah satu teman dekat Betrand yang berada di lokasi kejadian di sebuah klub malam di kawasan SCBD, Jakarta Selatan.
Pesinetron Yusuf Kartiko mengungkapkan bahwa kunjungan mereka ke klub malam tersebut adalah pengalaman pertama bagi mereka. Bersama Betrand Peto dan beberapa rekan satu sinetron, mereka datang setelah menyelesaikan syuting dan berniat untuk bersantai sejenak.
Yusuf mengungkapkan hal tersebut setelah menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya pada Selasa, 22 September 2026. Ia bahkan menyatakan bahwa ia merasa kapok setelah malam itu berujung pada perselisihan yang berkembang menjadi masalah hukum.
“Ini adalah pengalaman pertama kami di klub malam, dan mungkin juga yang terakhir. Kami semua sudah merasa kapok sebenarnya,” ujar Yusuf setelah menjalani pemeriksaan, mengutip tayangan di YouTube pada Rabu, 23 September 2026.
Menurut Yusuf, keributan yang terjadi di sana tidak melibatkan seluruh kelompok mereka. Perselisihan itu justru terjadi antara rekannya, Bebby Hatami, dengan seorang wanita berinisial DYP. Pertengkaran tersebut kemudian berlanjut menjadi aksi saling jambak.
Yusuf yang menjadi saksi peristiwa tersebut mengaku sangat terguncang. Ia menyatakan bahwa pengalaman itu membuatnya merasa trauma dan lebih memilih untuk menghabiskan waktu di rumah.
“Rasa trauma ini cukup berat. Saya jadi tidak mau pergi keluar rumah. Sekarang saya takut sama perempuan,” jelasnya.
Dampak dari kejadian itu juga dirasakannya dalam kariernya sebagai aktor. Yusuf mengaku pikirannya belum sepenuhnya tenang, sehingga ia mengalami kesulitan dalam berkonsentrasi saat syuting dan menghafal dialog.
“Rasa terganggunya cukup signifikan. Saya jadi kesulitan menghafal dialog, jadi mohon maaf jika penampilan saya dalam sinetron kurang memuaskan karena saya tidak bisa fokus,” ungkap Yusuf.
Dalam pernyataannya, Yusuf menegaskan bahwa Betrand Peto berada di lokasi yang sama saat perselisihan terjadi. Namun, menurut kesaksian Yusuf, Betrand tidak terlibat dalam pertikaian tersebut.
Yusuf menekankan bahwa konflik yang terjadi adalah masalah pribadi antara Bebby Hatami dan DYP. Ia juga menyebutkan bahwa Betrand tidak ikut campur dalam perselisihan ataupun dalam usaha untuk melerai. Keterangan ini disampaikan Yusuf saat ia diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan penganiayaan yang dilaporkan oleh Bebby.
➡️ Baca Juga: Strategi Efektif Menggabungkan Latihan Kardio dan Strength Training Secara Seimbang
➡️ Baca Juga: Anggaran Kemendikdasmen Naik Rp28 Triliun untuk Alihkan Status Guru PPPK Jadi Penuh Waktu




