Slot PGSoft memperkenalkan variasi tema dalam koleksi game modern

Perkembangan teknologi mahjong ways membentuk komunitas kreatif

Super scatter menampilkan elemen grafis berwarna dengan gaya yang dinamis

Gates of Olympus sajikan bagi-bagi bonus fortune golden festival dengan sensasi berkelas

Slot online dengan fitur sticky wild dan keunggulannya

Evolusi teknologi global mahjong ways membantu memahami studi dinamika transformasi big data

depo 10k depo 10k
bola

Calvin Verdonk Berpotensi Mencetak Sejarah Gemilang di Liga Champions 2026/27

Calvin Verdonk dipastikan akan menjadi pemain asal Indonesia yang pertama kali tampil di fase grup Liga Champions (UCL) 2026/27.

Pernyataan ini diumumkan oleh Lille melalui akun media sosial mereka pada 17 Agustus 2026, setelah klub asal Prancis tersebut berhasil memastikan tempat di kompetisi bergengsi Eropa itu dengan menempati posisi ketiga di Ligue 1 musim 2025/26.

“Pesepak bola asal Indonesia yang pertama kali akan beraksi di fase grup UCL. Ini adalah sejarah,” tulis Lille dalam postingan mereka.

Verdonk resmi menjadi bagian dari Lille pada bulan September 2025. Bek berusia 29 tahun ini kemudian berkontribusi bagi skuad Lille yang berhasil menyelesaikan musim 2025/26 di peringkat ketiga Ligue 1.

Hasil tersebut memberi Lille hak untuk langsung berpartisipasi dalam fase grup Liga Champions 2026/27. Dengan demikian, Verdonk memiliki kesempatan untuk tampil di turnamen elit ini dan sekaligus mencatatkan sejarah bagi Indonesia.

Di musim pertamanya bersama Lille, Verdonk tampil dalam 18 pertandingan di Ligue 1 dengan total waktu bermain sebanyak 786 menit. Ia menjadi salah satu pilar penting yang membantu Lille mengamankan posisi yang mengantarkan mereka langsung ke Liga Champions pada musim berikutnya.

Namun, penting untuk dicatat bahwa Verdonk bukanlah pemain Indonesia pertama yang pernah bermain di Liga Champions. Sebelumnya, Kevin Diks dan Emil Audero juga sudah merasakan atmosfer kompetisi ini.

Perbedaannya, Diks dan Audero tidak berstatus sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) ketika mereka tampil di Liga Champions. Diks beraksi untuk FC Copenhagen pada fase grup UCL di musim 2022/23 dan 2023/24.

Pada musim 2022/23, FC Copenhagen gagal lolos dari fase grup. Namun, di tahun berikutnya, Diks berhasil membantu klub Denmark tersebut mencapai babak 16 besar sebelum perjalanan mereka terhenti oleh Manchester City dengan agregat 2-6.

Sementara itu, Emil Audero bermain untuk Inter Milan pada fase grup Liga Champions 2023/24. Kiper ini tampil penuh selama 90 menit dalam pertandingan melawan Benfica, yang berakhir imbang 3-3 di Grup D.

Inter Milan kemudian melaju ke babak 16 besar, tetapi Audero tidak mendapatkan kesempatan bermain lagi dan lebih sering berada di bangku cadangan.

Audero masih memiliki peluang untuk tampil kembali di Liga Champions 2026/27 bersama Como. Namun, kesempatan tersebut sangat bergantung pada situasi sang pemain hingga bursa transfer musim panas ditutup, termasuk kemungkinan dipinjamkan atau dijual ke klub lain.

➡️ Baca Juga: Cristiano Ronaldo Umumkan Pensiun dari Sepakbola pada Tahun Depan, Era Baru Dimulai

➡️ Baca Juga: Brasil Siap Menyediakan Kedelai untuk Program Makan Bergizi Gratis di Indonesia

Related Articles

Back to top button