Anwar Usman Dilantik Jadi Anggota Wantimpres Usai Diundang Raffi Ahmad ke Istana

Jakarta – Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Anwar Usman, telah tiba di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta pada Jumat siang, menjelang pelantikan anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).
Anwar memasuki istana sekitar pukul 14.30 WIB dengan mengenakan jas hitam, dipadukan dengan kopiah dan dasi berwarna biru muda yang elegan.
Saat dikonfirmasi oleh jurnalis mengenai tujuan undangannya, Anwar mengaku tidak memiliki informasi yang jelas terkait agenda yang memintanya hadir di Istana.
“Saya tidak tahu, yang jelas saya diminta hadir di sini,” jelas Anwar.
Dia menyebutkan bahwa dirinya telah menerima panggilan beberapa hari sebelumnya, namun undangan resmi baru diterimanya pada malam hari Kamis (1/10/2026) sekitar pukul 21.00 WIB.
Anwar mengungkapkan bahwa undangan tersebut datang dari Raffi Ahmad, seorang selebritas sekaligus Utusan Khusus Presiden untuk Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni.
“Saya diundang oleh Raffi Ahmad,” tuturnya.
Ketika ditanya apakah pelantikannya sebagai anggota Wantimpres sudah pasti, Anwar mengaku masih belum mengetahuinya.
“Ya, saya juga tidak tahu,” jawabnya.
Anwar juga belum dapat memberikan penjelasan mengenai perannya dalam acara di Istana tersebut. Dia mengajak para jurnalis untuk menantikan perkembangan pelantikan yang akan berlangsung.
“Ya, saya tidak tahu apakah sebagai undangan atau yang lainnya. Mari kita lihat nanti,” ungkap Anwar.
Meski demikian, saat ditanya tentang kesediaannya jika diminta menjadi anggota Wantimpres, Anwar menyatakan siap untuk menjalankan tugas jika diperintahkan.
“Saya adalah hamba Allah dan warga negara yang patuh kepada Allah, konstitusi, serta bangsa dan negara,” kata Anwar dengan tegas.
Dia menekankan bahwa dia akan melaksanakan setiap tugas yang diberikan sebagai bentuk pengabdian kepada negara.
“Bagi saya, di mana pun diminta, jika diberi tugas, saya akan menjadikannya sebagai ladang untuk beribadah,” ujarnya.
Selain Anwar, terdapat beberapa tokoh lain yang juga hadir di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, termasuk mantan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno; mantan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Hatta Rajasa; pengusaha Jusuf Hamka; dan mantan Kepala BIN, Budi Gunawan.
Aktivis sekaligus pendiri Centre for Strategic and International Studies (CSIS), Yusuf Wanandi, serta pengusaha Dato Sri Tahir juga terlihat hadir di lokasi pelantikan.
➡️ Baca Juga: 10 Laptop Gaming Bekas Terbaik untuk Dibeli di 2026, Simak Spesifikasinya!
➡️ Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Ajak Masyarakat Ciptakan Ekosistem Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di Guwosari




