Hujatan Paling Menyakitkan Netizen Terhadap Atalarik Syah yang Memaksa Ganti Akun IG

Atalarik Syah ternyata masih merasakan dampak dari berbagai komentar negatif yang pernah ditujukan kepadanya. Di antara banyaknya hujatan yang diterima selama menjadi sorotan publik, ada satu tudingan yang sangat menyentuh dan membuatnya merasa sakit.
Pernyataan tersebut diungkapkan Atalarik Syah dalam sebuah diskusi dengan Melaney Ricardo. Ia menegaskan bahwa sebenarnya ia sudah terbiasa menerima kritik pedas dari masyarakat. Namun, ada kalanya komentar orang lain mulai menyentuh ranah pribadi dan keluarganya, yang membuatnya merasa tidak nyaman.
Salah satu tudingan yang paling menyakitkan baginya adalah anggapan bahwa ia termasuk dalam kelompok LGBT. Menurut Atalarik, tuduhan itu bukan sekadar komentar biasa, melainkan sesuatu yang bisa memberikan dampak negatif bagi orang-orang di sekelilingnya, terutama anak-anaknya.
“Banyak sekali hujatan yang membuatku tersentuh. Dibilang anak saya, itu yang paling menyakitkan. Aku tidak masalah dihujat, tapi anak-anak tidak mengerti. Jadi, hujatan tentang LGBT adalah yang paling menyedihkan,” ungkap Atalarik dalam tayangan di YouTube Melaney Ricardo pada 31 Agustus 2026.
Dalam kesempatan itu, Atalarik menunjukkan bahwa ia sebenarnya memiliki ketahanan yang cukup baik dalam menghadapi kritik dan hujatan yang ditujukan kepadanya secara langsung.
Baginya, menjadi seorang publik figur mengharuskan seseorang untuk siap menerima beragam penilaian dari masyarakat. Namun, ia merasa situasinya menjadi berbeda ketika komentar tersebut berpotensi memengaruhi keluarganya, khususnya anak-anak yang belum tentu memahami konteks dari tudingan di media sosial.
“Itu sangat tidak adil. Apapun yang terjadi, itu adalah diri seseorang, dan orang-orang di sekitarnya seharusnya tidak terkena dampaknya,” tambahnya.
Tekanan yang muncul dari media sosial juga memaksa Atalarik untuk mengambil langkah untuk membatasi interaksi di akun pribadinya. Salah satu caranya adalah dengan menutup kolom komentar.
Keputusan ini bukan tanpa alasan. Atalarik menyadari bahwa media sosial seringkali menjadi arena bagi berbagai komentar, termasuk tudingan yang dinilai sudah melewati batas.
“Saya bertahan dengan cara menutup kolom komentar di media sosial, dan kini saya telah mengganti akun Instagram saya. Jadi, yang lama saya tinggalkan dan saya butuh itu untuk diri saya sendiri,” pungkasnya dengan tegas.
➡️ Baca Juga: DPR Mendesak Pembayaran Piutang Rp158 Miliar untuk Menyelamatkan Karyawan PT Pos
➡️ Baca Juga: 14 Juta Warga Iran Siap Berjuang untuk Pertahanan Negara Menurut Presiden Pezeshkian




