pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

depo 10k depo 10k
berita

Ledakan Bom Mobil di Pakistan Tewaskan 16 Orang saat Salat Jumat di Depan Kantor Polisi

Sedikitnya 16 orang kehilangan nyawa dan lebih dari 50 lainnya mengalami luka-luka akibat serangan teroris yang terjadi di dekat kantor polisi di Kota Kohat, Pakistan utara, saat umat Muslim melaksanakan salat Jumat. Laporan dari stasiun televisi setempat mengungkapkan bahwa insiden ini merupakan salah satu serangan yang sangat mengkhawatirkan dalam beberapa waktu terakhir.

Sebuah kendaraan yang mengangkut bahan peledak berhasil menabrak gerbang kantor polisi dan meledak dengan dahsyat. Setelah ledakan, tujuh orang militan bersenjata memasuki gedung untuk melanjutkan serangan mereka.

Dari tujuh penyerang, enam di antaranya berhasil dilumpuhkan oleh pasukan keamanan. Di antara mereka terdapat seorang pelaku bom bunuh diri dan seorang penembak jitu, menurut informasi yang disampaikan oleh laporan televisi tersebut.

Lebih lanjut, dilaporkan juga bahwa aksi bom bunuh diri lainnya terjadi di dalam gedung unit khusus kepolisian saat terjadi baku tembak dengan para penyerang. Dalam situasi tersebut, tiga orang militan dinyatakan tewas.

Serangan ini juga merenggut nyawa lima anggota kepolisian yang sedang bertugas di lokasi kejadian, menambah daftar panjang korban dari aksi kekerasan yang terus menerus melanda daerah tersebut.

Kepala Petugas Medis Rumah Sakit Distrik Kohat, Tahir Ali Shah, memberikan keterangan bahwa lebih dari 50 orang yang terluka telah dilarikan ke fasilitas medis untuk mendapatkan perawatan yang diperlukan setelah ledakan yang mengerikan ini.

Ledakan yang terjadi menyebabkan kerusakan yang signifikan pada masjid yang berada di dekat kompleks kepolisian, hingga mengakibatkan runtuhnya salah satu dindingnya. Operasi penyelamatan masih terus berlangsung di lokasi kejadian, di mana tim mencari korban yang mungkin terjebak.

Presiden Pakistan, Asif Ali Zardari, dan Perdana Menteri Shehbaz Sharif mengecam serangan ini dengan keras. Mereka juga menginstruksikan pihak berwenang untuk segera memberikan bantuan medis kepada para korban serta menyusun laporan terkait sifat dan penyebab dari ledakan yang terjadi.

➡️ Baca Juga: HP Terbaru dengan Teknologi Pengisian Daya Super Cepat untuk Pengalaman Optimal

➡️ Baca Juga: Gempa NTT M7,7 Mirip Gempa Flores 1992, Ini Fakta dari Pakar ITB

Related Articles

Back to top button