Pertamina Trans Kontinental Melaksanakan Upaya Perlindungan Ekosistem Laut Sulawesi Utara

PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) menunjukkan komitmennya dalam melestarikan ekosistem kelautan dengan melakukan berbagai upaya lingkungan. Salah satu inisiatif yang dilakukan adalah penanaman lebih dari 512 fragmen terumbu karang di perairan Sulawesi Utara. Langkah ini menjadi bagian dari tanggung jawab perusahaan terhadap kelestarian alam sekaligus mendukung keberlanjutan sektor maritim.
Eko Cahyadi, Pelaksana Tugas Direktur Utama PTK, menegaskan bahwa perusahaan memiliki hubungan yang erat dengan laut. Oleh karena itu, menjaga kelestarian ekosistem maritim menjadi aspek penting yang tak terpisahkan dari visi keberlanjutan perusahaan. Ia percaya bahwa kontribusi terhadap lingkungan harus sejalan dengan upaya PTK untuk memastikan operasional industri maritim yang handal di Indonesia.
“Sebagai entitas yang berkembang dan beroperasi di sektor maritim, laut bukan hanya sekadar tempat untuk melakukan aktivitas bisnis PTK, tetapi juga merupakan bagian dari kehidupan yang harus dilestarikan. Menjaga keandalan layanan maritim harus sejalan dengan kesadaran akan pentingnya melindungi lingkungan,” ungkap Eko dalam pernyataannya.
Aksi penanaman terumbu karang ini dilaksanakan di Pantai Pulisan, Kabupaten Minahasa Utara, yang dikenal sebagai salah satu kawasan segitiga terumbu karang dunia. Kegiatan ini juga merupakan bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, di mana PTK berkolaborasi dengan PT Pertamina Patra Niaga (PPN), PT Pertamina International Shipping (PIS), serta anak perusahaan PTK seperti PT Pertamina Port & Logistic (PPL), PT Pertamina Marine Engineering (PME), dan PT Pertamina Marine Solutions (PMSol).
Kegiatan transplantasi terumbu karang ini melibatkan 26 penyelam dari Pertamina dan 10 penyelam lokal, serta didukung oleh kolaborasi dengan lembaga swadaya masyarakat lingkungan SeaSoldier, berbagai komunitas lingkungan, masyarakat setempat, dan pemerintah daerah. Kerjasama ini menjadi contoh nyata sinergi dalam upaya melindungi ekosistem laut.
“Melalui kolaborasi yang melibatkan berbagai pihak, baik dari dalam Pertamina Group, pemerintah daerah, maupun masyarakat, PTK berupaya membangun kerja sama yang lebih kuat. Kami yakin bahwa laut yang sehat akan memberikan manfaat tidak hanya bagi lingkungan, tetapi juga bagi generasi mendatang,” tambah Eko.
Amran Reza, Vice President Legal & Relation PTK, menjelaskan bahwa penanaman terumbu karang merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan. Terumbu karang berfungsi sebagai habitat bagi ribuan biota laut, yang berperan penting dalam menjaga siklus rantai makanan dan keanekaragaman hayati. Selain itu, terumbu karang juga berperan dalam melindungi pantai dari abrasi, serta menjadi sumber penghidupan dan ekonomi bagi masyarakat seiring dengan meningkatnya populasi hewan laut.
Dengan berbagai inisiatif ini, PTK berupaya tidak hanya untuk menjaga kelangsungan bisnis, tetapi juga untuk melindungi dan melestarikan ekosistem laut Sulawesi Utara. Kegiatan ini menunjukkan bahwa PTK memahami pentingnya integrasi antara operasional perusahaan dan keberlanjutan lingkungan.
Melalui penanaman terumbu karang, PTK tidak hanya berkontribusi terhadap restorasi ekosistem, tetapi juga mengedukasi masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan laut. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi perusahaan lain dalam melakukan tanggung jawab sosial yang berfokus pada kelestarian lingkungan.
Keterlibatan masyarakat lokal dalam kegiatan ini juga sangat penting. Dengan melibatkan penyelam lokal dan komunitas, PTK ingin memastikan bahwa masyarakat memiliki pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya melindungi laut dan terumbu karang. Kesadaran ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga ekosistem laut di wilayah mereka.
Inisiatif ini juga selaras dengan berbagai program pemerintah yang bertujuan untuk mempromosikan keberlanjutan dan konservasi lingkungan. Dengan dukungan dari pemerintah daerah dan lembaga swadaya masyarakat, PTK berusaha membangun jaringan kolaborasi yang lebih luas untuk mencapai tujuan perlindungan ekosistem yang lebih efektif.
Secara keseluruhan, upaya PTK dalam melestarikan ekosistem laut Sulawesi Utara adalah bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan terhadap keberlanjutan. Dengan mengedepankan kerjasama lintas sektoral, diharapkan hasil yang dicapai dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat. Melalui tindakan nyata seperti penanaman terumbu karang, PTK berkontribusi dalam menjaga keindahan dan keberagaman ekosistem laut Indonesia.
Keberhasilan program ini akan menjadi tolok ukur bagi PTK dan perusahaan lain dalam melaksanakan tanggung jawab sosial mereka. Pentingnya menjaga kelestarian laut bukan hanya untuk saat ini, tetapi juga untuk masa depan, menjadi prinsip yang dipegang oleh PTK dalam setiap langkah yang diambilnya.
Dengan langkah-langkah konkret seperti ini, PT Pertamina Trans Kontinental membuktikan bahwa komitmen terhadap perlindungan ekosistem laut Sulawesi Utara adalah hal yang sangat mungkin dicapai, dan menjadi tanggung jawab bersama untuk generasi yang akan datang.
➡️ Baca Juga: Strategi Memilih Niche Freelance yang Tepat untuk Mengurangi Persaingan Kerja
➡️ Baca Juga: Cara iPhone Mengatur Privasi Foto Agar Tidak Mudah Dilihat Orang Lain




