Slot PGSoft memperkenalkan variasi tema dalam koleksi game modern

Perkembangan teknologi mahjong ways membentuk komunitas kreatif

Super scatter menampilkan elemen grafis berwarna dengan gaya yang dinamis

Gates of Olympus sajikan bagi-bagi bonus fortune golden festival dengan sensasi berkelas

Slot online dengan fitur sticky wild dan keunggulannya

Evolusi teknologi global mahjong ways membantu memahami studi dinamika transformasi big data

depo 10k depo 10k
bisnis

Rasio Pajak Mencapai 11 Persen, Purbaya Siapkan Bonus untuk Pegawai Kemenkeu

Jakarta – Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengumumkan rencana untuk memberikan bonus kepada seluruh pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) jika rasio pajak Indonesia dapat mencapai angka 11 persen.

“Saya akan mengajukan permohonan bonus kepada Presiden jika rasio pajak kita dapat meningkat mendekati 11 persen tahun depan,” ungkap Purbaya saat konferensi pers di Kementerian Keuangan, Jakarta, pada Selasa, 10 Maret 2026.

Oleh karena itu, Purbaya mengharapkan seluruh jajaran pegawai Kementerian Keuangan untuk bekerja dengan maksimal dan menjaga integritas mereka guna mendukung peningkatan penerimaan negara.

Purbaya menegaskan bahwa peningkatan rasio pajak adalah salah satu target utama yang diharapkan dapat memberikan ruang fiskal yang lebih luas bagi pemerintah.

Hal ini akan memungkinkan pemerintah untuk memperbesar anggaran belanja negara dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi. Langkah ini seiring dengan upaya pemerintah dalam memperkuat sistem digital, termasuk melalui penerapan sistem administrasi perpajakan yang dikenal dengan nama Coretax.

Purbaya mengamati bahwa digitalisasi dalam sistem perpajakan melalui Coretax mulai menunjukkan hasil positif yang signifikan terhadap peningkatan penerimaan pajak.

“Berapa kenaikan yang kita dapatkan berkat Coretax? Kenaikannya cukup signifikan, sekitar 30 persen dibandingkan tahun lalu,” ujarnya.

Selain di sektor perpajakan, Purbaya juga menegaskan bahwa digitalisasi akan diperkuat di DJBC. Kementerian Keuangan berkomitmen untuk meningkatkan sistem pengawasan dan memperkuat komunikasi dengan pelaku usaha, dengan tujuan mengurangi potensi kebocoran pada penerimaan negara.

Namun, Purbaya menegaskan bahwa keberhasilan sistem ini sangat bergantung pada integritas sumber daya manusia yang terlibat.

“Sistem yang secanggih apapun tidak akan berhasil jika integritas individu-individu yang mengoperasikannya lemah,” tegasnya.

➡️ Baca Juga: Lucinta Luna Ungkap Frekuensi Operasi Oplas di Rahang, Bibir, dan Hidungnya

➡️ Baca Juga: Korlantas Polri Terapkan Sistem One Way Nasional untuk Arus Balik Lebaran, Simak Tanggalnya

Related Articles

Back to top button