www.happy.com.tr

www.happy.com.tr

www.happy.com.tr

www.happy.com.tr

www.happy.com.tr

www.happy.com.tr

www.happy.com.tr

www.happy.com.tr

www.happy.com.tr

www.happy.com.tr

ojs.unsiq.ac.id

ojs.unsiq.ac.id

ojs.unsiq.ac.id

ojs.unsiq.ac.id

depo 10k depo 10k
berita

DPR Anjurkan Penerapan PJJ di Tiga Wilayah, Tanggapi Aktivitas Gunung Lainnya

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terkait pelaksanaan kebijakan pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Keputusan ini diambil sebagai respons terhadap erupsi Gunung Anak Krakatau yang terjadi pada Jumat (4/9), di mana abu vulkanik yang dihasilkan telah menyebar hingga ke Jakarta, Bogor, dan Bekasi.

“Baru saja ditetapkan, untuk wilayah DKI Jakarta, semua sekolah dari tingkat PAUD hingga SMA/SMK akan melaksanakan PJJ mulai hari ini dan besok, dengan tetap memperhatikan perkembangan situasi yang ada. Hal yang sama juga berlaku untuk Banten dan Lampung,” ujar Lalu dalam keterangan pers di Gedung DPR, Jakarta Pusat, pada Senin, 7 September 2026.

Dia juga menekankan bahwa penerapan PJJ perlu dilakukan di daerah-daerah yang terkena dampak erupsi gunung berapi lainnya.

Sebagai informasi tambahan, saat ini Gunung Sinabung, Gunung Ibu, Gunung Merapi, Gunung Ili Lewotolok, Gunung Lewotobi Laki-laki, dan Gunung Semeru juga sedang dalam kondisi erupsi.

“Kami ingin menekankan pentingnya langkah ini. Jangan sampai memaksa anak-anak untuk hadir ke sekolah ketika Gunung Anak Krakatau masih menunjukkan aktivitas, serta untuk gunung-gunung lain yang sedang aktif, termasuk di Nusa Tenggara Timur,” ungkap Lalu.

“Jadi, tidak hanya di wilayah yang terpengaruh oleh Gunung Anak Krakatau, tetapi juga di NTT. Kami juga terus memantau perkembangan dari Gunung Merapi dan Gunung Semeru yang saat ini juga dalam kondisi aktif,” tambahnya.

Lalu menegaskan bahwa keselamatan dan kesehatan siswa harus menjadi prioritas utama bagi pemerintah dan institusi pendidikan.

“Tentunya, keselamatan dan kesehatan seluruh siswa, guru, serta seluruh keluarga besar sekolah harus menjadi fokus utama kami,” ujarnya.

Laporan ini mencerminkan upaya proaktif dari pihak berwenang untuk menjaga keselamatan di tengah situasi yang tidak menentu akibat aktivitas gunung berapi.

➡️ Baca Juga: Startup Dapat Suntikan Dana untuk Integrasikan Hiburan, AI, dan Iklan Digital secara Efektif

➡️ Baca Juga: Latihan Efektif untuk Mengembangkan Otot Deltoid Samping dan Memperlebar Tampilan Tubuh

Related Articles

Back to top button