www.happy.com.tr

www.happy.com.tr

www.happy.com.tr

www.happy.com.tr

www.happy.com.tr

www.happy.com.tr

www.happy.com.tr

www.happy.com.tr

www.happy.com.tr

www.happy.com.tr

ojs.unsiq.ac.id

ojs.unsiq.ac.id

ojs.unsiq.ac.id

ojs.unsiq.ac.id

depo 10k depo 10k
berita

Pengendalian Dampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau di 11 Wilayah Bogor Melalui Penyemprotan Air

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor, Jawa Barat, telah melaksanakan program penyemprotan air secara bersamaan di sebelas wilayah untuk mengurangi jumlah debu yang terpapar di udara akibat penyebaran abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Yudi Santosa, menyampaikan di Cibinong pada hari Minggu bahwa penyemprotan dilakukan dengan menggunakan metode light water spray, melibatkan sejumlah personel dari berbagai sektor yang ada.

“Sebagai langkah antisipasi terhadap pencemaran udara akibat debu dari Anak Krakatau, saya telah memerintahkan anggota untuk melakukan light water spray secara bersamaan di area perkotaan masing-masing sektor pada pukul 11.00 WIB,” ungkap Yudi.

Dia menjelaskan bahwa fokus penyemprotan ditujukan pada jalan-jalan utama, area pasar, pusat pemerintahan, serta lokasi-lokasi dengan tingkat aktivitas masyarakat yang tinggi.

Sebanyak sebelas wilayah telah ditetapkan sebagai target penyemprotan, termasuk Ciawi dari area pasar hingga RSUD, Ciomas dari kawasan kantor kecamatan hingga sektor Damkar, serta lokasi Pasar Parung.

Penyemprotan juga dilakukan di Parungpanjang yang mencakup sektor Damkar, Cibinong di sepanjang kawasan Tegar Beriman dan Pakansari, dan Cileungsi di sekitar kawasan Metland.

Petugas juga melaksanakan penyemprotan di area Kantor Kecamatan Cariu dan Babakan Madang, mulai dari Bellanova hingga kawasan kantor kecamatan dan Pasar Babakan Madang.

Di Citeureup, penyemprotan dilakukan dari kawasan Tugu Pancakarsa hingga lampu merah Kandang Roda, sedangkan di Leuwiliang, petugas menyasar kawasan pasar hingga kantor kecamatan. Di Gunung Putri, penyemprotan difokuskan pada jalan utama di sekitar sektor Damkar.

Inisiatif ini diambil setelah terdeteksinya penyebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau yang mencapai wilayah Bogor, berdasarkan laporan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Sebelumnya, pemerintah Kabupaten Bogor telah mengimbau kepada masyarakat untuk mengenakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan demi mengurangi risiko terpapar partikel abu vulkanik.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, mengingatkan masyarakat agar tidak panik dan terus mengikuti perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau serta penyebaran abu vulkanik melalui saluran resmi pemerintah. Sebaran abu vulkanik hingga wilayah Bogor diketahui berdasarkan analisis RGB Citra Satelit Himawari-9 BMKG pada hari Minggu, 6 September, pukul 05.00 WIB.

Pemkab Bogor juga mengingatkan masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan jika kondisi lingkungan terpengaruh oleh abu, serta membersihkan endapan dengan hati-hati agar partikel tidak kembali terbang dan terhirup.

➡️ Baca Juga: AS Lakukan Serangan di Acara Pernikahan Iran, Akibatnya 4 Orang Tewas

➡️ Baca Juga: Seleksi Bos OJK Dipercepat untuk Respons Cepat Terhadap Gejolak Pasar Keuangan Timur Tengah

Related Articles

Back to top button