pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

depo 10k depo 10k
berita

Pemprov DKI Usulkan Rp250 Juta di Raperda APBD-P 2026 untuk Penelitian Ikan Sapu-sapu

Jakarta – Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta telah mengajukan anggaran sebesar Rp250 juta untuk penelitian mengenai ikan sapu-sapu dalam Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2026. Dana tersebut akan digunakan untuk melakukan kajian mendalam mengenai spesies ikan ini.

Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Hasudungan A Sidabalok, menjelaskan bahwa usulan untuk kajian ikan sapu-sapu ini diajukan kembali setelah sebelumnya tidak terdaftar dalam pembahasan perubahan anggaran yang lalu.

“Kami merasa perlu untuk mengusulkan penelitian ini, mengingat berdasarkan MoU (nota kesepahaman) yang telah disepakati sebelumnya, kajian tentang ikan sapu-sapu tidak mendapatkan persetujuan,” ungkap Hasudungan saat rapat dengan jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Komisi B DPRD DKI Jakarta terkait Raperda APBD-P 2026 di Gedung DPRD DKI Jakarta pada hari Rabu.

Lebih lanjut, Hasudungan menyatakan bahwa Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, telah memberikan arahan untuk melanjutkan kajian terkait ikan sapu-sapu pada tahun ini. Hal ini disebabkan oleh pengakuan bahwa ikan tersebut berpotensi merusak ekosistem sungai Ciliwung yang ada di wilayah Jakarta. Untuk dapat menyediakan dana bagi kajian ini, Dinas KPKP DKI Jakarta melakukan efisiensi pada beberapa kegiatan lainnya.

“Gubernur mengingatkan kami bahwa kajian mengenai ikan sapu-sapu harus tetap dilaksanakan pada tahun ini. Oleh karena itu, kami melakukan pengurangan anggaran untuk beberapa kegiatan lain agar bisa mengakomodir biaya untuk penelitian ini,” jelas Hasudungan.

Dia menegaskan bahwa alokasi anggaran sebesar Rp250 juta tersebut merupakan tambahan untuk aktivitas baru dalam APBD Perubahan. Dalam rapat tersebut, Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Nova Harivan Paloh, mengungkapkan dukungannya terhadap pengajuan anggaran ini.

➡️ Baca Juga: Kekasih Chef Juna Ungkap Agama Menjelang Perayaan Lebaran yang Spesial

➡️ Baca Juga: Inovasi Game: Apa yang Membuatnya Begitu Spesial?

Related Articles

Back to top button