pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

depo 10k depo 10k
lifestyle

Gaming di HP? Ketahui Mengapa 120Hz Belum Cukup, Perhatikan Touch Sampling Rate dan Konsistensi Frame Rate

Banyak smartphone gaming masa kini menjadikan layar dengan refresh rate 120Hz sebagai salah satu daya tarik utama. Angka ini memang mengesankan, karena memberikan pengalaman visual yang lebih mulus saat scrolling, animasi, dan pergerakan dalam game. Namun, bagi para penggemar game kompetitif atau yang bermain dengan grafis berat, angka 120Hz saja tidak cukup untuk menjamin pengalaman bermain yang optimal.

Ada beberapa faktor lain yang harus diperhatikan, seperti touch sampling rate, kemampuan GPU, dan konsistensi frame rate selama sesi permainan. Mari kita bahas lebih dalam mengenai hal-hal ini.

120Hz tidak menjamin game berjalan pada 120 FPS

Refresh rate yang mencapai 120Hz menunjukkan seberapa sering layar dapat memperbarui gambar setiap detiknya. Namun, untuk game, dibutuhkan dukungan dari hardware dan software agar dapat menghasilkan frame dengan jumlah yang tinggi.

Menurut penjelasan yang ada, perangkat dengan refresh rate tinggi tidak selalu berbanding lurus dengan frame rate yang dapat dicapai oleh game. Sistem Android, contohnya, memiliki mekanisme untuk mengatur frame rate agar sesuai dengan performa perangkat dan kebutuhan daya.

Artinya, meskipun perangkat memiliki layar 120Hz, game yang dijalankan bisa saja hanya berjalan pada 60 FPS, 45 FPS, atau bahkan lebih rendah, terutama jika prosesor dan GPU tidak mampu mempertahankan frame rate yang tinggi.

Oleh karena itu, ketika memilih smartphone untuk gaming, penting bagi pengguna untuk melihat lebih dari sekadar angka refresh rate yang tertera dalam spesifikasi layar.

Touch Sampling Rate dan dampaknya pada respons sentuhan

Di samping refresh rate, ada juga istilah yang dikenal sebagai touch sampling rate. Fitur ini berkaitan dengan seberapa sering layar mendeteksi input sentuhan dalam suatu periode waktu tertentu.

Nilai touch sampling rate yang lebih tinggi dapat meningkatkan kecepatan respons perangkat terhadap sentuhan, terutama dalam game yang memerlukan kontrol yang presisi seperti game FPS, MOBA, atau battle royale.

Sebagai contoh, MediaTek pernah mencatat bahwa beberapa perangkat dengan layar 120Hz memiliki touch sampling rate hingga 1.000Hz yang dirancang khusus untuk gaming. Namun, angka tersebut tidak boleh dianggap sebagai satu-satunya faktor penentu responsivitas, karena implementasi perangkat lunak dan pengoptimalan sistem juga berperan penting.

Dengan kata lain, meskipun layar memiliki refresh rate 120Hz dan touch sampling rate yang tinggi, keduanya memiliki fungsi yang berbeda. Refresh rate berhubungan dengan seberapa cepat tampilan diperbarui, sementara touch sampling rate berkaitan dengan seberapa efisien layar mendeteksi input sentuhan dari pengguna.

➡️ Baca Juga: Guru Honorer Teriakkan Janji Pengangkatan yang Belum Terpenuhi

➡️ Baca Juga: Dua Prajurit TNI Gugur dalam Serangan di Lebanon, PBB Kutuk Aksi Terhadap UNIFIL

Related Articles

Back to top button