happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

depo 10k depo 10k
berita

Penanganan Pascabencana NTT Harus Menjadi Prioritas Bersama untuk Membangun Ketahanan Komunitas

Direktorat Kebencanaan DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Anthony Norman Lianto menekankan pentingnya menjadikan penanganan pascabencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) sebagai prioritas kolektif. Dia menegaskan bahwa perhatian terhadap masyarakat yang terdampak tidak boleh berhenti setelah masa tanggap darurat berakhir.

“Penanganan pascabencana seharusnya menjadi prioritas bersama. Setelah fase tanggap darurat, masyarakat masih menghadapi berbagai kebutuhan penting, seperti tempat tinggal, infrastruktur dasar, layanan publik, dan pemulihan ekonomi,” ungkap Norman dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada Rabu, 23 September 2026.

Norman menambahkan bahwa proses pemulihan pascabencana memerlukan konsolidasi serta kerjasama dari berbagai pihak. Menurutnya, penanganan bencana tidak hanya terbatas pada pengiriman bantuan ke lokasi bencana, tetapi juga memastikan bahwa masyarakat yang terdampak dapat kembali melanjutkan kehidupan mereka dengan aman dan bertahap.

“Yang lebih krusial adalah bukan siapa yang paling cepat memberikan bantuan, tetapi bagaimana kita dapat mengkonsolidasikan semua sumber daya yang ada untuk memastikan masyarakat yang terdampak benar-benar mendapatkan dukungan yang mereka butuhkan selama proses pemulihan,” jelas Norman.

Lebih lanjut, Norman mengingatkan bahwa perhatian terhadap masyarakat yang terkena dampak bencana harus terus dijaga hingga proses pemulihan selesai. Terutama ketika minat publik terhadap bencana tersebut mulai berkurang.

“Saya berharap perhatian kita tidak akan pudar ketika berita tentang bencana mulai menyusut. Justru, ketika sorotan media mulai beralih, proses pemulihan masyarakat harus tetap berjalan dan menjadi tanggung jawab bersama,” kata Norman.

Dia juga menekankan bahwa pemulihan pascabencana lebih dari sekedar membangun kembali rumah atau fasilitas yang rusak. Pemulihan harus mencakup aspek keberlangsungan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.

“Yang perlu kita pulihkan bukan hanya bangunan fisik, tetapi juga kehidupan masyarakat yang terpengaruh,” ujar Norman.

Norman menegaskan bahwa seruan ini merupakan ajakan untuk melakukan konsolidasi agar semua pihak dapat memperkuat koordinasi dalam penanganan pascabencana di NTT.

Dia menambahkan bahwa kunjungan langsung ke daerah yang terkena dampak dapat menjadi momentum penting untuk memperkuat perhatian terhadap kebutuhan masyarakat, sekaligus memastikan proses pemulihan berlangsung secara berkelanjutan.

➡️ Baca Juga: Ulasan Singkat Portable WiFi Router untuk Koneksi Internet Stabil Saat Bepergian

➡️ Baca Juga: Sahroni Usulkan Larangan Sound Horeg untuk Mengurangi Risiko Korban Jiwa

Related Articles

Back to top button