happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

depo 10k depo 10k
berita

Presiden Iran Menegaskan Komitmen Menghadapi Tekanan AS dan Soroti Ketidakadilan terhadap Negaranya

Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, menegaskan bahwa negaranya tetap terbuka untuk melakukan dialog dan negosiasi dengan Amerika Serikat. Namun, ia menekankan bahwa Iran tidak akan menyerah pada tekanan yang diberikan oleh AS.

Pezeshkian menyampaikan pernyataan tersebut saat menghadiri Sidang Umum PBB yang berlangsung di New York pada hari Rabu, 23 September.

“Kami tidak akan pernah menundukkan kepala,” ungkapnya, sebagaimana dilaporkan oleh Anadolu Agency pada 24 September.

Dalam pidatonya, ia menegaskan bahwa Iran bersedia untuk berunding, asalkan pembicaraan tersebut tidak disertai dengan ancaman.

Di sisi lain, Pezeshkian mengkritik ketidakadilan yang dialami Iran, terutama terkait perlakuan yang berbeda dibandingkan dengan Israel. Ia menggarisbawahi fakta bahwa Israel memiliki senjata nuklir dan bukan merupakan negara penandatangan Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir (NPT). Ironisnya, justru Iran yang diminta untuk menjalani pemeriksaan oleh para pengawas nuklir.

“Mereka (Israel) melakukan tindakan kekerasan, sementara kami yang dikenakan sanksi dan dihukum. Israel telah membunuh lebih dari 70.000 warga sipil di Gaza dengan cara yang sangat kejam. Namun, di saat kami berada di meja perundingan, justru kami yang dibombardir,” jelasnya.

Pezeshkian kembali menegaskan bahwa Iran tidak sedang mengembangkan senjata nuklir. Menurutnya, Iran hanya berupaya menggunakan haknya untuk mengembangkan teknologi nuklir demi tujuan damai.

“Kami tidak akan menundukkan kepala dan menyerahkan hak kami yang sah. Kami menegaskan dengan tegas, tidak ada senjata nuklir, dan tidak ada pembatasan yang seharusnya diterapkan terhadap pengembangan teknologi nuklir untuk tujuan damai,” tambah Presiden Iran tersebut.

➡️ Baca Juga: Nagita Slavina Ungkap Arti Nama Lengkapnya yang Ternyata Berasal dari Silsilah Keluarga

➡️ Baca Juga: Iran Tegaskan Tak Akan Berbicara dengan AS Selama Ramadan, Fokus pada Persatuan umat

Related Articles

Back to top button