uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

uby.ac.id

kpkgg
bola

Ruud Gullit: Michael Carrick Tidak Akan Membawa Manchester United Meraih Trofi

Legenda sepak bola asal Belanda, Ruud Gullit, telah mengungkapkan kritik tajam terhadap Manchester United. Ia berpendapat bahwa klub yang dikenal dengan julukan Setan Merah itu tidak akan mampu meraih trofi apa pun di musim ini di bawah kepemimpinan pelatih Michael Carrick.

Sebagai mantan pemenang Ballon d’Or dan kini berperan sebagai pengamat sepak bola, Gullit menilai bahwa Manchester United masih kekurangan kualitas dalam skuadnya. Ia juga mengungkapkan bahwa tim ini sering kali gagal untuk mengendalikan jalannya permainan, meskipun mereka beberapa kali sempat memimpin dalam pertandingan.

“Manchester United saat ini tidak memiliki kemampuan untuk bersaing. Ketika saya menyaksikan mereka, saya melihat bahwa mereka gagal mendominasi pertandingan dan masih kurang dalam hal kualitas. Bahkan ketika mereka berada di depan, hasil akhir bisa berubah kapan saja,” ujar Gullit dalam sebuah wawancara yang disiarkan oleh media ComeOn.

Pada pekan keempat Liga Premier musim ini, Manchester United tercatat berada di posisi ke-13 klasemen sementara. Mereka hanya mengumpulkan empat poin dari satu kemenangan, satu hasil imbang, dan dua kekalahan. Keadaan ini memicu gelombang kritik serta tekanan yang terus mengalir kepada Carrick, yang baru saja menandatangani kontrak permanen pada musim panas lalu.

Gullit berpendapat bahwa kemunduran prestasi Manchester United disebabkan oleh ketidakmampuan klub dalam mendatangkan pemain-pemain berkualitas tinggi dalam beberapa tahun terakhir. Banyak pemain berpotensi justru memilih untuk bergabung dengan rival-rival seperti Liverpool, Chelsea, Arsenal, dan Manchester City.

Ia juga menambahkan bahwa strategi transfer yang diambil oleh Setan Merah di musim panas lalu, yang hanya menghadirkan sosok-sosok seperti Youri Tielemans, André Santos, dan Carlos Baleba, serta kegagalan untuk mendapatkan bek kiri yang baru, terkesan terlalu berhati-hati dan reaktif. Ini berbeda jauh dengan investasi yang dilakukan oleh klub-klub pesaing.

Menurut Gullit, Manchester United memerlukan kesabaran lebih dalam membangun kembali kekuatan tim mereka agar dapat bersaing untuk gelar Liga Premier, yang terakhir kali mereka raih pada musim 2012/2013. Tanpa adanya rencana jangka panjang dan investasi yang tepat, harapan untuk kembali ke jalur kesuksesan tampak semakin sulit.

➡️ Baca Juga: Fakta CH-47, Helikopter Raksasa Jepang yang Dikerahkan untuk Tangani Karhutla di Kalimantan

➡️ Baca Juga: Sahroni Desak Polisi Mengungkap Sindikat TPPO di Kasus KM Maulana 23

Related Articles

Back to top button