happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

happy.com.tr

kpkgg
berita

Penunjukan Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri: Fokus pada Estafet Kepemimpinan dan Transformasi Polri

Penunjukan Komjen Pol Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri yang baru menggantikan Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo telah mendapatkan sambutan positif dari berbagai pihak.

Salah satu yang memberikan apresiasi adalah Reza Fahlevi, Ketua Dewan Pembina Relawan For Gibran (RFG). Ia berpendapat bahwa penunjukan ini oleh Presiden Prabowo Subianto bukan hanya sekadar penggantian posisi, tetapi juga merupakan momentum yang tepat untuk melanjutkan dan memperkuat proses transformasi di tubuh Polri.

Transformasi ini menjadi sangat penting, terutama dalam aspek peningkatan layanan, profesionalisme, transparansi, dan kedekatan dengan masyarakat.

Reza menilai bahwa visi yang diusung oleh Suyudi Ario Seto terkait kepemimpinan Polri yang berfokus pada hasil dan pelayanan publik layak untuk dihargai.

“Ini mencerminkan semangat kepemimpinan yang menempatkan tanggung jawab dan hasil kerja sebagai tolok ukur utama,” ungkap Reza dalam keterangannya pada Kamis (1/10/2026).

Reza juga memberikan penghargaan kepada Jenderal Suyudi atas komitmennya untuk menjalankan kepemimpinan sesuai dengan konstitusi, menghormati proses hukum, berkolaborasi dengan lembaga pengawas, serta membuka kesempatan bagi masyarakat untuk memberikan kritik.

Menurutnya, komitmen semacam ini sangat krusial dalam membangun institusi kepolisian yang kokoh dan memiliki sistem pengawasan yang sehat.

“Yang menarik untuk dicatat adalah penegasan bahwa jabatan Kapolri bukanlah puncak dari karir, melainkan puncak dari tanggung jawab. Ini adalah perspektif yang sangat penting, mengingat kepemimpinan di institusi sebesar Polri harus senantiasa berorientasi pada amanah dan pelayanan,” tambahnya.

Reza menekankan bahwa tema kepemimpinan Suyudi Ario Seto, yaitu “Polisi Bersama Masyarakat”, sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini.

Lebih jauh, Suyudi menegaskan bahwa keberhasilan Polri tidak hanya diukur dari banyaknya slogan, aplikasi, atau operasi, tetapi dari manfaat nyata yang dirasakan oleh masyarakat.

“Ketika masyarakat mengunjungi kantor polisi, mereka mengharapkan bantuan, bukan kesulitan. Ketika mereka membutuhkan bantuan, mereka ingin polisi hadir dengan segera. Ketika menyampaikan kritik, mereka ingin didengar tanpa kehilangan kehormatan. Ini adalah prinsip pelayanan publik yang sangat penting,” jelas Reza.

Reza juga mengungkapkan rasa hormatnya terhadap pernyataan Kapolri terpilih yang menyatakan bahwa ketika kejahatan mengancam, polisi harus hadir di garda terdepan dengan keberanian dan profesionalisme.

Inilah makna dari “Polisi Bersama Masyarakat”: hadir untuk melindungi, dekat untuk mengayomi, cepat dalam memberikan pelayanan, adil dalam penegakan hukum, terbuka untuk diawasi, dan adaptif dalam menghadapi perubahan zaman.

➡️ Baca Juga: Serangan Iran Targetkan Fasilitas Cloud Amazon di Bahrain, Dampak Signifikan Terjadi

➡️ Baca Juga: Fajar/Fikri Siap Tunjukkan Kekuatan Melawan Raymond/Joaquin di All England 2026

Related Articles

Back to top button